Alim menyampaikan surat pengunduran diri kepada MWA pada hari pelantikan. Selanjutnya, MWA IPB University menggelar Sidang Paripurna dengan agenda khusus membahas Pengunduran Diri Rektor dan Penetapan Tata Cara Pemilihan Rektor PAW pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Ketua MWA, Hardinsyah, menyatakan telah berkoordinasi dengan empat pilar pimpinan IPB dan konsultasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Seluruh tahapan pemilihan Rektor PAW akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik.
“MWA memastikan seluruh tahapan pemilihan Rektor PAW berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan pengambilan keputusan mengutamakan musyawarah dan mufakat. Proses ini penting untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan tata kelola IPB University tetap berjalan dengan baik,” Prof Hardinsyah.
Berikut tahapan pemilihan Rektor PAW:
Tahapan Pemilihan Rektor PAW IPB
- 26 Oktober: MWA menyerahkan surat kepada Senat Akademik (SA) tentang perubahan Peraturan MWA dan Surat Keputusan Pemberhentian Rektor. Pemberhentian Rektor efektif berlaku pada 26 November 2026 setelah Rektor PAW terpilih dilantik.
- 26 Oktober–9 November: Proses Pemilihan Calon Rektor PAW di SA.
- 9 November: SA menyerahkan Surat Pengajuan Calon Rektor PAW kepada MWA.
- 19 November: MWA menggelar Sidang Paripurna Pemilihan Rektor PAW periode 2023–2028.
- 26 November: MWA melantik Rektor PAW terpilih dalam Sidang Paripurna MWA Pelantikan Rektor PAW periode 2023–2028.
Penunjukkan Alim Setiawan sebagai Wakil Menteri Pertanian berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42 M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Ini kali kedua IPB mencari rektor dalam setahun terakhir. Alim sebelumnya menggantikan Arif Satria yang diangkat menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 10 November 2025.