Kebijakan penghentian ABM untuk siswa ini berlaku sejak tahun 2025. Kemudian, berlanjut hingga tahun 2026.
"Untuk siswa SMP dan SMA tidak lagi dianggarkan pada 2025 dan 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran," kata Mu'ti dalam Raker Komisi X DPR RI, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menjelaskan terakhir, ABM dilaksanakan pada tahun 2024. Itu pun hanya diikuti siswa kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA.
| Baca juga: Mendikdasmen: Antusiasme Capai 98 Persen, Hasil TKA SD/SMP Penentu Jalur Prestasi |
“Di 2024 misalnya, 1,3 juta kelas 9 itu mengikuti asesmen bakat minat, dan untuk kelas 12, 1,1 juta mengikuti asesmen bakat minat,” kata Mu’ti.
Namun, program tersebut belum bisa dilanjutkan dalam dua tahun terakhir. Utamanya disebabkan keterbatasan anggaran pemerintah.
“Untuk tahun 2025, karena ada dampak efisiensi, termasuk tahun 2026, kita tidak menganggarkan itu untuk ABM,” tegas dia lagi.
Meski demikian, Mu’ti menyebut pemetaan minat dan bakat peserta didik tetap akan diupayakan. Pemetaan itu dilakukan melalui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Tes minat bakat kita lalui lewat TKA setelah TKA,” kata dia.
| Baca juga: Efisiensi Energi, Mendikdasmen Minta Batasi Penggunaan Listrik dan Ramah Lingkungan di Sekolah |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News