Kampus UNS. Foto: Dok Humas UNS
Kampus UNS. Foto: Dok Humas UNS

Dua Prodi Fakultas Keolahragaan UNS Peroleh Akreditasi A

Pendidikan Pendidikan Tinggi Akreditasi Perguruan Tinggi Perguruan Tinggi UNS
Arga sumantri • 12 Januari 2021 11:10
Solo: Dua program studi (Prodi) di Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, meraih akreditasi A. Kedua Prodi itu yakni Pendidikan Kepelatihan Olahraga (Penkepor) dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek).
 
Akreditasi termaktub dalam Surat Keputusan (SK) BAN-PT Nomor : 137/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/I/2021 untuk Prodi Penkepor dan SK BAN-PT Nomor : 106/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/S/I/2021 untuk Prodi Penjaskesrek. 
 
Wakil Dekan bidang Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FKOR UNS Rony Syaifullah mengatakan, akreditasi ini memerlukan perhatian pada data-data yang ada di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) terkait jumlah rasio dosen dan mahasiswa untuk kelancaran akreditasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk akreditasi dua Prodi S1 di FKOR yaitu Penjaskesrek dan Penkepor, sebenarnya masa habisnya kan Desember 2020. Sesuai keputusan Mendikbud tahun 2020, maka bagi Prodi yang sudah A dan habis masanya akan diberikan perpanjangan otomatis," kata Rony mengutip siaran pers ITS, Selasa, 12 Januari 2021.
 
Baca: Guru Besar UNS Dilantik Jadi Rektor Universitas Muria Kudus
 
Ia mengatakan, untuk data-data yang diverifikasi adalah data-data yang sudah ada di sana. Kemudian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai lembaga yang memberikan penilaian untuk akreditasi mengadakan pleno di Jakarta. 
Selanjutnya, hasil Pleno tersebut, kedua Prodi S1 di FKOR diputuskan tetap terakreditasi A oleh BAN PT.
 
"Proses pengajuan perpanjangan akreditasi dimulai surat dari Prodi ke Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) dan melalui Korbid Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) LPPMP UNS, Muhammad Rohmadi yang mengawal proses perpanjangan tersebut sampai ke BAN-PT," jelasnya.
 
Ia menambahkan, pada proses akreditasi ini hanya melalui sidang Pleno saja sehingga tidak ada asesmen lapangan. "Yang dinilai hanya data di PD Dikti," kata Rony.
 
Mewakili pihak FKOR, Rony mengucapkan terima kasih kepada pihak yang turut andil dalam kesuksesan akreditasi ini.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif