Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisainstek), Stella Christie. DOK Medcom.id/Talitha Islamey
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisainstek), Stella Christie. DOK Medcom.id/Talitha Islamey

Stella Christie: Beasiswa LPDP Jangan Hanya Berdasarkan Prestasi

Renatha Swasty • 15 Oktober 2026 17:10
Ringkasnya gini..
  • Wamendiktisainstek Stella Christie menekankan pentingnya evaluasi kriteria beasiswa LPDP agar berfokus pada keadilan sosial.
  • Stella menyebut beasiswa negara harus memprioritaskan masyarakat kurang mampu daripada sekadar berdasarkan prestasi semata.
  • Langkah evaluasi dinilai penting agar bantuan anggaran negara dapat meratakan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
Jakarta: Fenomena ketimpangan akses pendidikan tinggi di Indonesia menarik perhatian Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisainstek), Stella Christie. Ia menyoroti esensi dan filosofi dasar pemberian beasiswa pemerintah, khususnya program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Menurut Stella, fungsi paling mendasar dari kehadiran beasiswa negara adalah memberikan akses serta kesempatan setara bagi setiap warga negara. Bantuan ini utamanya sangat penting bagi mereka yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi.

Ia menekankan keadilan bukan berarti memberikan bantuan secara merata kepada semua orang tanpa terkecuali. Keadilan yang sejati adalah memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi.

“Saya rasa Indonesia dari saat ini belum perlu untuk memberikan beasiswa yang hanya berdasarkan prestasi semata,” kata Stella dalam acara Global Scholarship Summit 2026 di Gedung SMESCO Nareswara Hall, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Oktober 2026. 
   
Wamendiktisaintek, Stella Christie, dalam Kegiatan Global Scholarship Summit 2026_ DOK Medcom_id_Talitha Islamey
Wamendiktisaintek, Stella Christie, dalam Kegiatan Global Scholarship Summit 2026. DOK Medcom.id/Talitha Islamey

Stella menegaskan aspek kondisi finansial pendaftar harus tetap menjadi pertimbangan utama.
Ia menjelaskan calon mahasiswa dari keluarga mampu pada dasarnya sudah memiliki keunggulan fasilitas dan stimulasi belajar sejak dini.

Oleh karena itu, bantuan anggaran dari negara dinilai lebih berkeadilan apabila diprioritaskan bagi kelompok yang benar-benar membutuhkan dorongan finansial. Stella membandingkan tujuan awal pembentukan LPDP dengan kondisi penyalurannya pada saat ini.

Menurut dia, LPDP yang semula dirancang untuk membuka akses keadilan sosial kini cenderung bergeser pada pencapaian agenda tertentu. Ia menilai pentingnya melakukan kaji ulang secara berkelanjutan terhadap kriteria pendaftaran beasiswa pemerintah.

Langkah evaluasi ini diperlukan agar skema beasiswa tidak kehilangan arah dan tetap berfokus pada pemerataan akses pendidikan. Menurut dia, beasiswa pada hakikatnya hadir untuk meratakan akses bagi mereka yang belum memilikinya. 

“Kalau kita melihat Indonesia saat ini, kita harus mengutamakan keadilan sosial,” tegas Stella (Talitha Islamey)

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan