UAN PKPPS. DOK Kemenag
UAN PKPPS. DOK Kemenag

69 Ribu Santri Ikut Ujian Akhir Pendidikan Kesetaraan 2025/2026

Renatha Swasty • 06 April 2026 22:03
Ringkasnya gini..
  • Sebanyak 69.176 santri dari berbagai pesantren di seluruh Indonesia mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) PKPPS 2026.
  • Setelah lulus, mereka akan mendapat ijazah PKPPS tingkat Ula, Wustha, dan Ulya.
  • Ijazah tersebut diakui negara dan dapat digunakan untuk meneruskan pendidikan pada jenjang selanjutnya, termasuk kuliah.
Jakarta: Sebanyak 69.176 santri dari berbagai pesantren di seluruh Indonesia mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Tahun Ajaran 2025/2026. Ujian digelar dalam bentuk Computer Based Test (CBT).
 
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyebut penyelenggaraan UAN PKPPS merupakan bagian penting dalam memastikan mutu pendidikan pesantren tetap terjaga dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dia mengatakan transformasi digital melalui CBT menjadi langkah strategis meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam sistem evaluasi pendidikan pesantren.
 
“Pesantren harus terus bertransformasi tanpa kehilangan jati dirinya. Ujian berbasis digital ini menjadi bagian dari upaya kita menjaga kualitas sekaligus memperkuat daya saing lulusan pesantren,” tegas Amien dalam keterangan tertulis, Senin, 6 April 2026.

Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Arskal Salim, menekankan pentingnya pelaksanaan ujian yang menjunjung tinggi prinsip integritas, kejujuran, dan profesionalitas. Ia juga mengingatkan seluruh penyelenggara agar memastikan kesiapan teknis serta pendampingan optimal bagi santri.
 
“Ujian ini bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. Integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap prosesnya,” ujar dia.
 
Direktur Pesantren, Basnang Said, mengatakan UAN PKPPS merupakan bentuk pengakuan negara terhadap sistem pendidikan pesantren salafiyah. Ia berharap seluruh pesantren dapat menyukseskan pelaksanaan ujian ini dengan baik.
 
“Kami mengajak seluruh pesantren, para kiai, ustaz, dan santri untuk bersama-sama menyukseskan UAN PKPPS ini. Ini adalah ikhtiar bersama dalam menjaga mutu sekaligus marwah pendidikan pesantren,” harap dia.
 
UAN PKPPS dijadwalkan secara bertahap. Berikut jadwalnya:
  1. UAN PKPPS tingkat Ulya (setingkat MA/SMA): 6–19 April 2026
  2. UAN PKPPS tingkat Wustha (setingkat MTs/SMP): 20 April–2 Mei 2026
  3. UAN PKPPS tingkat Ula (setingkat MI/SD): 4–16 Mei 2026. 
Ujian ini bertujuan mengukur capaian hasil belajar santri sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan. Setelah lulus, mereka akan mendapat ijazah PKPPS tingkat Ula, Wustha, dan Ulya. Ijazah tersebut diakui negara dan dapat digunakan untuk meneruskan pendidikan pada jenjang selanjutnya, termasuk kuliah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan