Sekolah di NTT. MGN/Ignas Kunda
Sekolah di NTT. MGN/Ignas Kunda

Sekolah-Kuliah Gratis Butuh Rp569 Triliun, JPPI: Anggarannya Cukup, Presiden Mau?

Ilham Pratama Putra • 21 September 2026 13:57
Ringkasnya gini..
  • Presiden Prabowo Subianto berencana menggratiskan biaya pendidikan dari jenjang SD hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
  • JPPI menilai APBN 2026 yang mengalokasikan Rp769 triliun sangat cukup untuk membiayai program pendidikan gratis negeri dan swasta.
  • Total kebutuhan biaya pendidikan gratis SD hingga seluruh perguruan tinggi (PTN & PTS) diperkirakan mencapai Rp569,73 triliun per tahun.
Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan keinginannya menggratiskan biaya pendidikan mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Angin segar ini disampaikan langsung oleh Presiden saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat, 18 September 2026.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Prabowo dalam siaran pers BPMI Setpres dikutip Senin, 21 September 2026.

Namun, berapakah besaran anggaran yang harus disiapkan negara? Berikut hitungan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI):

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, mengatakan anggaran negara sebenarnya sangat cukup untuk menjalankan program pendidikan gratis dari SD sampai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Bahkan, berdasarkan anggaran pendidikan tahun 2026, sebenarnya dana yang tersedia bisa berlebih. 

Anggaran pendidikan tahun 2026 berjumlah Rp769 triliun. Sementara itu, berdasarkan perhitungan JPPI, kebutuhan biaya sekolah-kuliah gratis sebesar Rp569 triliun. 

"Secara matematis dan teknis keuangan, keuangan negara/APBN sebenarnya sangat mampu membiayai program pendidikan gratis. Persoalannya bukan terletak pada tidak tersedianya dana, melainkan pada prioritas politik anggaran Presiden dalam menetapkan mana program yang didahulukan dan mana yang ditunda," tegas Ubaid kepada Medcom.id, Senin, 21 September 2026. 

Ubaid Matraji - DOK YouTube KPK
Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji Berikut estimasi rincian biaya sekolah-kuliah gratis:

Estimasi Rincian Biaya Sekolah-Kuliah Gratis

SD/Sederajat

  • Jumlah murid: 28,46 juta siswa
  • Biaya rata-rata per tahun: Rp4,56 juta

SMP/Sederajat

  • Jumlah murid: 13,87 juta siswa
  • Biaya rata-rata per tahun: Rp7,34 juta

SMA/Sederajat

  • Jumlah murid: 8,14 juta siswa
  • Biaya rata-rata per tahun: Rp10,19 juta

SMK

  • Jumlah murid: 4,97 juta siswa
  • Biaya rata-rata per tahun: Rp10,19 juta

Perguruan Tinggi (Hanya PTN & PTA-N)

  • Jumlah murid: 5,18 juta siswa
  • Biaya rata-rata per tahun: Rp19,01 juta

Perguruan Tinggi (Semua PTN & PTS)

  • Jumlah murid: 10,75 juta siswa
  • Biaya rata-rata per tahun: Rp19,01 juta
 

Estimasi Total Kebutuhan Biaya per Jenjang/Tahun

  • SD/Sederajat: Rp129,77 Triliun
  • SMP/Sederajat: Rp101,86 Triliun
  • SMA/Sederajat: Rp82,96 Triliun
  • SMK: Rp50,70 Triliun
  • Perguruan Tinggi (Hanya PTN dan PTA-N): Rp98,46 Triliun
  • Perguruan Tinggi (Semua PTN dan PTS): Rp204,44 Triliun

Total Akumulasi Anggaran Pendidikan Gratis/Tahun

  • Total Sekolah (SD sampai SMA/SMK): Rp365,29 Triliun
  • Total Sekolah+PTN/PTA-N: Rp463,75 Triliun
  • Total Sekolah+Seluruh Perguruan Tinggi (PTN & PTS): Rp569,73 Triliun.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan