Salam. DOK
Salam. DOK

Arti Assalamualaikum: Simak Makna, Hukum Menjawab, dan Keutamaan Pahala di Baliknya

Renatha Swasty • 26 Juni 2026 12:50
Ringkasnya gini..
  • Kalimat ‘Assalamualaikum’ menyimpan kedalaman makna dan doa yang luar biasa.
  • Menariknya, kalimat salam ini bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi berakar langsung dari ajaran Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW.
  • Apabila seseorang mendapat ucapan ‘Assalamualaikum’, maka jawaban yang lebih utama dan lengkap adalah ‘Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh’.
Jakarta: Setiap hari, jutaan umat Islam di seluruh dunia mengucapkan sebuah kalimat yang bukan sekadar sapaan biasa. Kalimat itu adalah ‘Assalamualaikum’, sebuah ungkapan yang menyimpan kedalaman makna dan doa yang luar biasa.
 
Berbeda dengan ucapan salam dalam bahasa lain yang umumnya hanya bersifat basa-basi, salam dalam Islam adalah sebuah doa tulus yang dipanjatkan untuk orang yang disapa. Di dalamnya terkandung harapan agar seseorang memperoleh kedamaian, rahmat, sekaligus keberkahan dari Allah SWT.
 
Menariknya, kalimat salam ini bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi berakar langsung dari ajaran Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW. Hal ini menjadikan setiap ucapan salam bukan hanya interaksi sosial, tetapi juga sebuah ibadah yang bernilai pahala.

Dalam kehidupan yang serba cepat, banyak orang cenderung mempersingkat segalanya, termasuk ucapan salam. Padahal, justru dalam keutuhan kalimat salam itulah tersimpan pahala berlipat ganda yang sangat sayang untuk dilewatkan.
 
Lantas, apa sebenarnya arti Assalamualaikum? Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini. 

Apa Arti Assalamualaikum?

Mengutip laman myislam.org, secara tekstual kalimat sapaan dalam Islam memiliki tingkatan yang bervariasi, karena setiap penambahan katanya mengandung perluasan doa yang indah. 
 
Berikut rincian arti dari tingkatan ucapan salam tersebut:
  • Salam (سلام) memiliki arti dasar yaitu ‘Kedamaian’
  • Assalamualaikum (اَلَّسَلَامُ عَلَيْكُمْ) memiliki arti ‘Semoga kedamaian bersamamu’
  • Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh (اَلْسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ) memiliki arti yang paling lengkap, yaitu ‘Semoga kedamaian bersamamu, serta rahmat Allah dan berkah-Nya’
Sapaan ini juga berkaitan erat dengan salah satu dari 99 nama baik Allah atau Asmaul Husna, yaitu As-Salam, yang berarti ‘Maha Pemberi Kedamaian’ atau Yang Maha Suci dari segala kekurangan.

Hukum Menjawab Assalamualaikum

Mengutip laman Media Indonesia, mengenai hukumnya, mengucapkan dan menjawab salam dengan kata ‘Assalamualaikum’ termasuk ke dalam bagian sunah. Hal ini menunjukkan tindakan tersebut sangat dianjurkan untuk dilakukan, meskipun sifatnya tidak diwajibkan secara mutlak.
 
Artinya, tidak ada sanksi atau hukuman yang diberikan kepada seseorang jika ia memilih tidak menjawab salam atau lebih memakai kalimat sapaan yang berbeda. Walaupun tidak ada paksaan, menjawab salam tetap dinilai sebagai sebuah perbuatan baik yang sangat dianjurkan dan akan mendatangkan pahala besar.
 

Keutamaan dan Pahala Mengucapkan Salam

Saat ini, manusia sering kali menyingkat sebuah kata untuk menghemat waktu dan tenaga. Namun, dalam Islam prinsip tersebut justru berbalik karena umat Islam diajarkan untuk memperpanjang ucapan salam demi meraih keutamaan yang lebih besar.
 
Berdasarkan hadis nabi yang diriwayatkan oleh Imran bin Husain dalam Kitab Riyad as-Salihin, terdapat perbedaan tingkatan pahala atau kebaikan bagi orang yang mengucapkan salam:
  1. Orang pertama yang mengucapkan ‘Assalamualaikum’ mendapatkan 10 kebaikan
  2. Orang kedua yang menambahkan menjadi ‘Assalamualaikum wa Rahmatullah’ mendapatkan 20 kebaikan
  3. Orang ketiga yang mengucapkan secara utuh ‘Assalamualaikum wa Rahmatullahi wa barakatuhu’ mendapatkan 30 kebaikan.
  4. Melalui penambahan kalimat yang hanya memakan waktu beberapa detik saja, seorang muslim bisa mendapatkan nilai kebaikan yang berlipat ganda

Aturan dan Cara Menjawab Salam yang Lebih Baik

Tidak hanya saat memulai, aturan dalam menjawab salam telah diatur di dalam Al-Qur'an. Melalui Surat An-Nisa ayat 86, terdapat arahan agar seseorang membalas salam dengan ucapan yang jauh lebih baik, atau minimal setara dengan apa yang diterimanya.
 
Apabila seseorang mendapat ucapan ‘Assalamualaikum’, maka jawaban yang lebih utama dan lengkap adalah ‘Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh’. Ucapan tersebut berarti Dan bagimu keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya juga. 
 
Mengikuti jejak Rasulullah SAW, membalas dengan kalimat yang lebih panjang merupakan bentuk penghargaan atas kebaikan orang yang telah menyapa terlebih dahulu.

Adab Mengucap Salam

Dalam Islam juga terdapat panduan mengenai siapa yang seharusnya memulai sapaan kedamaian ini terlebih dahulu demi menjaga kesopanan di ruang publik:
  1. Orang yang berusia lebih muda harus menyapa orang yang lebih tua
  2. Orang yang sedang berjalan atau bergerak menyapa orang yang sedang duduk
  3. Kelompok dengan jumlah orang yang lebih sedikit menyapa kelompok yang jumlahnya lebih banyak
  4. Orang yang paling dekat kedudukannya di sisi Allah adalah orang yang berinisiatif memulai salam terlebih dahulu.
Sobat Medcom, itulah ulasan mengenai arti Assalamualaikum. Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan kamu, ya! (Talitha Islamey)

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA