Ustaz Erick membuka sesi dengan tantangan adu kekencangan suara salam antara siswa laki-laki dan perempuan. Dalam tausiyahnya yang interaktif, Ustaz Erick menekankan Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan momentum emas untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur'an.
Dia menjelaskan puasa berfungsi membersihkan jiwa agar Al-Qur'an lebih mudah meresap ke dalam hati. Ustaz Erick mengatakan berpuasa intinya untuk menjadi orang yang bertakwa.
"Bertakwa berarti menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, yang semuanya dituntun di dalam Al-Qur'an. Di bulan suci ini, Allah mudahkan kita untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkannya,” ujar Ustaz Erick dalam acara Medcom Goes to School di SMAN 34 Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Suasana semakin seru saat beberapa siswa maju ke depan untuk menyampaikan opininya mengenai pentingnya mengendalikan hawa nafsu. Seorang siswa menyebutkan mengendalikan nafsu adalah obat batin agar hidup lebih fokus, sementara siswa yang lain menekankan pengendalian diri membuat pikiran lebih jernih.
Baca Juga :
Kenangan Terakhir Siswa Kelas 12, SMAN 34 Jakarta Tutup Pesantren Ramadan Bersama Medcom Goes to School
Ustaz Erick juga memberikan peringatan keras melalui kisah sejarah. Dia menjelaskan manusia memiliki potensi untuk menjadi makhluk terbaik seperti Nabi Muhammad SAW atau justru lebih buruk dari setan bila diperbudak oleh nafsu.
Dia mencontohkan Firaun yang sombong karena kekuasaan, serta Qarun yang tenggelam bersama hartanya karena kekikiran. "Harta Qarun itu ada di dalam bumi karena ia diberikan nikmat namun tidak memberikan manfaat bagi orang banyak. Ingat, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama," pesan dia.
Edisi perdana Medcom Goes to School terselenggara berkat dukungan penuh dari Kemendikdasmen, SMAN 34 Jakarta, dan Rumah Zakat. Dalam acara, hadir pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menyosialisasikan program Tes Kemampuan Akademik (TKA) kepada lebih dari 800 siswa, terdiri dari siswa SMAN 34 Jakarta, SMPN 85 Jakarta, dan SDN Pondok Labu 03 Jakarta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual dan karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman. (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News