Pencapaian gemilang ini terekam dalam rilis bergengsi Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027 pada September 2026. Dalam pemeringkatan tersebut, UPH berhasil mengamankan posisi di peringkat 1.801 - 2.000 dunia, bersaing ketat dengan 2.297 kampus raksasa dari 118 negara.
Rektor UPH, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., menyambut baik pengakuan internasional ini. Bagi Jonathan, torehan tersebut adalah bukti konkret dari transformasi berkelanjutan UPH dalam menggenjot kualitas pengajaran, riset, hingga jejaring dengan dunia industri.
“Segala kemuliaan bagi Tuhan atas capaian UPH dalam THE WUR 2027. Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, kerja sama internasional, dan hubungan dengan industri. Namun, bagi UPH, pemeringkatan bukanlah tujuan akhir. Terpenting adalah bagaimana kualitas yang kami bangun dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, serta menghasilkan pengetahuan dan lulusan yang mampu memberikan dampak,” ujar Jonathan dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.
Rahasia Taklukkan 5 Pilar Evaluasi
Bukan hal mudah untuk menembus radar THE WUR 2027. Pemeringkatan ini sangat ketat karena membedah 17 indikator yang berpusat pada lima pilar utama Teaching (Pengajaran), Research Environment (Lingkungan Penelitian), Research Quality (Kualitas Penelitian), International Outlook (Pandangan Internasional), dan Industry (Industri).Menariknya, Kualitas Penelitian menjadi kartu as bagi UPH dengan capaian skor tertinggi di angka 27,4. Kampus ini juga unjuk gigi di kancah global dengan skor Pandangan Internasional sebesar 22,4 dan skor Industri 21,5. Sementara itu, untuk pilar Pengajaran dan Lingkungan Penelitian, UPH masing-masing membukukan skor 21,1 dan 12,4.
Tingginya skor kualitas riset UPH bukanlah sebuah kebetulan. Kampus ini masif memfasilitasi kolaborasi penelitian lintas disiplin yang relevan dengan kebutuhan zaman. Hasil riset tak dibiarkan mandek menjadi tumpukan jurnal, melainkan didorong agar mampu menjawab persoalan riil di masyarakat.
Ilustrasi/Medcom
Mahasiswa Disiapkan Menjadi Pemimpin Berwawasan Global
Di era digital yang tanpa batas, UPH memastikan mahasiswanya tidak hanya jago kandang. Melalui tingginya skor Pandangan Internasional, UPH membuktikan keseriusannya dalam memperluas jaring akademik global. Mulai dari program pertukaran mahasiswa, beasiswa, kelas internasional, hingga kolaborasi riset antarnegara terus digenjot demi membangun ekosistem kampus yang kaya akan perspektif dunia.Lebih dari itu, relevansi pendidikan dengan dunia kerja juga terus dijaga. Saat ini, UPH telah mengunci lebih dari 600 kemitraan strategis dengan berbagai industri dan institusi nasional maupun internasional. Kolaborasi ini menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk mencicipi dunia profesional jauh sebelum mereka lulus.
Sebagai institusi pendidikan yang berpijak pada Wawasan Dunia Kristen Reformed, UPH menyadari bahwa mencetak tenaga kerja profesional saja tidak cukup. Kampus ini berkomitmen kuat menghadirkan pendidikan holistis, sebuah proses pembentukan karakter mahasiswa agar menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, melayani, takut akan Tuhan, dan siap membawa transformasi positif bagi dunia.