Dua mahasiswa UI menyabet juara di ICDOH. DOK UI
Dua mahasiswa UI menyabet juara di ICDOH. DOK UI

2 Mahasiswa FKG UI Bawa Pulang 2 Juara di Kompetisi ICDOH

Pendidikan prestasi mahasiswa kesehatan gigi dan mulut Universitas Indonesia kesehatan gigi
Renatha Swasty • 20 April 2022 17:07
Jakarta: Sebanyak dua Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Penyakit Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) menjadi pemenang pada kompetisi 4th International Conference on Dentistry & Oral Health (ICDOH). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Asia Pacific Association for Dental and Oral Health (APADENTO) yang diikuti pembicara lebih dari 10 negara dari berbagai belahan dunia.
 
Sutrania Dewi Sulaksana menyabet juara dua pada kategori Scientific Award Oral Medicine & Radiology Category melalui “Non-Pharmacological Treatment Challenges of Sialorrhea in Parkinson’s Disease Patient”. Sutrania mengungkap proses seleksi.
 
Dia menyebut sebulan sebelum acara, peserta ICDOH mesti mengirimkan abstrak kepada panitia. Kemudian, peserta melaksanakan presentasi online di hadapan juri selama 8 menit dan tanya-jawab selama 2 menit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Melalui kegiatan ini saya mendapat kesempatan yang sangat berharga, tampil membawakan laporan manajemen kasus yang aplikatif yaitu Sialorrhea pada pasien Parkinson’s Disease karena kasus ini memiliki poin-poin yang menantang, dimana pilihan non-farmakologis menjadi pilihan lini pertama, sehingga sangat menarik untuk dijadikan case-report," beber Sutrania dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 April 2022.
 
Dia bersyukur dapat melewati semua tahapan dengan baik. Sehingga, berhasil masuk tiga besar setelah bersaing dengan 24 peserta dari berbagai negara.
 
Sutrania mengaku banyak berdiskusi dengan dosen pembimbing, yaitu Anandina Irmagita Soegyanto dan Ambar Kusuma Astuti selama persiapan. Dia juga latihan simulasi presentasi dalam bahasa Inggris, memperbanyak membaca jurnal, dan referensi terkait kasus yang akan dibawakan.
 
Sutrania menuturkan ada sejumah tantangan dalam kompetisi, seperti sinyal, waktu pelaksanaan yang mengikuti waktu setempat, dan banyaknya pesaing dari dalam maupun luar negeri. Mahasiswa FKG UI lainnya, Erni Saleh meraih posisi ketiga pada kategori yang sama.
 
Erni berhasil jadi juara ketiga lewat laporan manajemen kasus yang berjudul “Oral UIcers Due To High Dose Mycophenolate Mofetil Use In a Kidney Transplant Recipient”. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran dosen pembimbing, yaitu Febrina Rahmayanti, Felicia Paramita, dan Endah Ayu Tri Wulandari.
 
“Melalui kompetisi internasional ini, saya mendapat pengalaman berharga di mana banyak kasus-kasus terbaik yang ditampilkan di forum ini yang nantinya akan bermamfaat saat menjalani praktik sehari-hari,” kata Erni.
 
Dekan FKG UI, Nia Ayu Ismaniati, menyebut kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi FKG UI. Sebab, mampu berkontribusi dalam peningkatan reputasi akademik serta bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain berperan aktif dalam mengasah diri dan menguji kemampuan di ajang Internasional.
 
“Semoga ide dan gagasan yang tertuang dalam karya ilmiah ini dapat terus dikembangkan sebagai wujud nyata dalam memajukan Ilmu Kedokteran Gigi khususnya Ilmu Penyakit Mulut. Selain itu, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan semua pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kompetisi ini,” kata dia.
 
Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG UI, Febrina Rahmayanti, turut bangga atas prestasi yang diraih kedua mahasiswa. Dia mengatakan kemenangan ini membuktikan kemampuan dan eksistensi mahasiswa FKG UI mampu bersaing di level internasional.
 
Dia berharap dengan membawa sebuah analisis ilmiah yang terstruktur dan teruji, mampu memberikan sumbangsih dari setiap kasus yang menjadi pokok bahasan.
 
Konferensi ICDOH bertujuan mempertemukan dokter gigi pemula, fakultas, peneliti terkemuka, dan sarjana kedokteran gigi dengan menyediakan forum untuk pertukaran ide, pandangan otoritatif, peluang pendidikan berkelanjutan dan informasi berkualitas dari semua spesialisasi kedokteran gigi. Hal Ini mencakup inovasi terbaru, tren, dan pertimbangan serta tantangan yang akan dihadapi dokter gigi dan solusi yang diadopsi dalam bidang Kedokteran Gigi dan Kesehatan Mulut.
 
Kegiatan ini diselenggarakan pada 10-11 Maret 2022 di Kuala Lumpur, Malaysia. Penjurian digelar daring pada 11 Maret 2022.
 
Baca: Mahasiswa FKG UI Borong 8 Juara di Pertemuan Ilmiah Nasional Dokter Gigi Anak
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif