Rektor UGM, Panut Mulyono. Foto: UGM/Humas
Rektor UGM, Panut Mulyono. Foto: UGM/Humas

Bantuan Pulsa Internet, Rektor UGM: Tunggu Kemendikbud

Pendidikan Pendidikan Tinggi Biaya Pendidikan Subsidi Kuota UGM
Muhammad Syahrul Ramadhan • 31 Januari 2021 18:57
Jakarta: Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono menjawab salah satu tuntutan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa UGM (BEM KM UGM) soal kuota internet unlimited. Ia mengatakan kuota internet gratis ini masih menunggu bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
 
“Kuota internet, menunggu bantuan dari Kemendikbud,” jawab Panut dalam Notulensi Hearing Rektorat yang diunggah di akun @bemkm_ugm, Sabtu, 30 Januari 2021.
 
Apabila Kemendikbud nantinya tidak memberikan bantuan lanjutnya, pihak kampus akan mengusahakan untuk menyediakan bantuan kuota tersebut. Selain itu, Panut juga berjanji akan memperbaiki masalah pendistribusiannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


UGM akan mengusahakan jika tidak ada. UGM akan memperbaiki proses pendataan agar semua mendapatkan haknya dengan baik,” jelasnya.
 
Baca juga:  4 Tuntutan BEM UGM Soal Keringanan UKT
 
Selain itu, Panut juga merespons soal permintaan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar 50 persen secara pukul rata. Tuntutan tersebut katanya tidak bisa dipenuhi.
 
“Secara rata (pemotongan UKT) 50 persen  tidak dapat disetujui, proses verifikasi untuk keringanan diserahkan kepada fakultas,” terangnya.
 
Sebelumnya, BEM KM UGM melayangkan empat tuntutan terkait keringanan UKT. Mereka meminta ada kebijakan yang lebih ramah untuk UKT.
 
Baca juga:  Mahasiswa Tuntut Keringan UKT, Ini Respons Rektor UGM
 
Dalam hearing beberapa waktu lalu, terdapat empat tuntutan BEM KM UGM yang disampaikan kepada pihak rektorat.  Pertama,mereka meminta kampus memberikan potongan UKT sebesar 50 persen kepada mahasiswa di semua jenjang.
 
Kedua menetapkan keringanan UKT dengan persentase yang baku bagi mahasiswa semester akhir sesuai dengan waktu kelulusan.  “Ketiga memberikan timbal balik berupa kuota internet unlimited untuk mahasiswa,” bunyi tuntutan ketiga dalam notulensi tersebut.
 
Untuk tuntutan keempat, mereka meminta untuk memperbaiki pelayanan finansial dengan melibatkan mahasiswa dalam proses verifikasi keringanan UKT.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif