Mendikdasmen Abdul Muti saat membuka MPLS Ramah 2026 secara nasional di SMKN 2 Singosari. MTVN/Daviq Umar A Faruq
Mendikdasmen Abdul Muti saat membuka MPLS Ramah 2026 secara nasional di SMKN 2 Singosari. MTVN/Daviq Umar A Faruq

Buka MPLS Ramah 2026, Mendikdasmen Targetkan Sekolah Jadi Rumah Kedua Siswa

Daviq Umar Al Faruq • 13 Juli 2026 15:35
Ringkasnya gini..
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti membuka MPLS Ramah 2026 secara nasional di SMKN 2 Singosari Malang untuk tingkatkan budaya ASRI.
  • Program difokuskan pada pendekatan humanis, nir-kekerasan, serta menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang aman bagi siswa.
  • MPLS Ramah 2026 juga diisi edukasi pembentukan karakter, pencegahan narkoba, hingga bahaya ancaman judi online.
Malang: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 secara nasional di SMKN 2 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin, 13 Juli 2026. Ribuan siswa dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam pembukaan tersebut, baik yang hadir langsung di lokasi maupun terhubung melalui daring.
 
Inisiatif MPLS Ramah ini menjadi tonggak baru dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari praktik kekerasan. Program tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata dari gerakan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
 
"MPLS Ramah ini merupakan bagian dari upaya kami membangun budaya ASRI sebagai gerakan yang dicanangkan Bapak Presiden, dan juga pelaksanaan budaya sekolah yang aman dan nyaman," ujar Abdul Mu'ti di lokasi, Senin, 13 Juli 2026. 

Sekolah diharapkan mampu bertransformasi menjadi rumah kedua bagi setiap peserta didik yang bernaung di dalamnya. Siswa dari berbagai latar belakang diharapkan dapat saling menghormati sekaligus memupuk karakter positif sejak dini melalui lingkungan yang suportif.
 
"Sekolah dapat menjadi rumah mereka yang kedua. Sekolah menjadi meeting point dan melting point untuk mendidik anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang hebat, sehat, cerdas, dan berkarakter," ujar Abdul Mu'ti.
  Buka MPLS Ramah 2026, Mendikdasmen Targetkan Sekolah Jadi Rumah Kedua Siswa
Mendikdasmen Abdul Muti saat membuka MPLS Ramah 2026 secara nasional di SMKN 2 Singosari. MTVN/Daviq Umar A Faruq
 
Tahun ini, kementerian memberikan penekanan khusus pada pendekatan humanis dan pelibatan aktif siswa dalam setiap sesi. Selain mengenalkan lingkungan fisik sekolah, MPLS juga menjadi wadah eksplorasi minat dan bakat peserta didik baru.
 
"Penekanannya pada pelaksanaan yang nir-kekerasan, pelaksanaan yang humanistis, yang di situ kita mendorong partisipasi dari para murid untuk terlibat dalam program ini," ujar Abdul Mu'ti.
 
Selain materi orientasi, para peserta juga menerima pembekalan krusial dari berbagai instansi terkait isu sosial terkini. Hal ini mencakup edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba, ancaman judi online, serta penguatan nilai-nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab.
 
"Semuanya dilaksanakan dengan pendekatan yang menggembirakan, pendekatan yang semua merasa terlibat, semua merasa aman dan nyaman. Ini yang coba kami tekankan dalam MPLS tahun 2026 ini dengan nama baru, MPLS Ramah," ujar Abdul Mu'ti.
 
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen menghapus stigma MPLS yang kerap lekat dengan perundungan melalui MPLS Ramah. Harapannya, langkah ini mampu menciptakan pengalaman perdana yang menyenangkan bagi siswa saat memulai perjalanan pendidikan di jenjang baru.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA