Ilustrasi Pesantren. Foto: MI/Galih Pradipta
Ilustrasi Pesantren. Foto: MI/Galih Pradipta

Masyarakat Diminta Cermat Pilih Pesantren, Cek Track Record Pengajar Hingga Kurikulumnya

Antara • 04 Februari 2022 07:07
Jakarta:  Jumlah pesantren di Indonesia sangat banyak dengan beragam corak, khas, dan budaya masing-masing yang membuat pesantren menjadi istimewa.  Untuk itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui pesantren mana saja yang benar-benar menawarkan pembelajaran tentang moderasi beragama dan yang mana pesantren yang jauh dari nilai-nilai tersebut.
 
Banyaknya jenis dan kekhasan pesantren, seperti pesantren tahfidz, darul hadits, dan pesantren modern, penting untuk mengetahui mana ponpes yang belajar tentang moderasi beragama dan mana ponpes yang jauh dari nilai moderasi beragama.
 
"Jadi, saya kira memang ini sangat penting bagi orang tua atau wali untuk melihat track record dari sebuah ponpes (pondok pesantren), perlu dilihat juga bagaimana ponpesnya, alumninya, pengajar seperti apa, hingga kurikulum atau pengajarannya juga dilihat," ujar Wakil Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Andi Aderus, Kamis, 3 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Andi, dengan keragaman ini justru memberikan banyak alternatif kepada anak bangsa untuk menimba ilmu pengetahuan.  Pria yang juga menjabat sebagai pimpinan Pondok Pesantren Darud Dakwah Wal-Irsyad (DDI) ini juga mengungkapkan, di Indonesia dengan jumlah pesantren yang sangat besar, maka keberagaman corak, khas dan budaya dari masing-masing pesantren menjadi hal yang sangat istimewa.
 
Terkait moderasi beragama, ia menuturkan bahwa beberapa pondok pesantren yang sudah mulai surut pendidikan kebangsaannya dan bahkan nilai moderasinya. Sehingga ia menilai penting untuk cermat memilih ponpes yang memiliki latar belakang yang baik dan masih gencar mengajarkan moderasi beragama.
 
"Misalnya NU (Nahdlatul Ulama) dengan ribuan ponpes, ada Darud Dakwah Wal Irsyad ini memang ponpes yang mengajarkan moderasi beragama, serta Nahdlatul Wathan, dan sebagainya yang sudah kita ketahui bersama track record-nya dan pastinya mengajarkan moderasi beragama," tuturnya.
 
Baca juga:  Pesantren Terafiliasi Terorisme, Stafsus Menag: BNPT Gandeng-gandenglah Kemenag
 
Ia menilai, tentunya menjadi hal penting bagi Kementerian Agama untuk dapat melihat legalitas dari pesantren, latar belakang, serta kurikulum pembelajarannya. Hal ini sebagai upaya untuk mewaspadai ponpes yang didirikan oleh kelompok yang mengajarkan ideologi transnasional.
 
"Tapi ponpes yang lahir dan didirikan dari ormas yang ikut berjuang terhadap kemerdekaan bangsa, tentunya menurut saya itu tidak perlu diragukan lagi," ujarnya.
 
 
Halaman Selanjutnya
Pria yang juga Ketua Ikatan…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif