Rektor UI Heri Hermansyah. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Rektor UI Heri Hermansyah. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Atlet Berprestasi Dapat 'Karpet Merah' Masuk UI, Rektor Ungkap Jalur Khusus

Ilham Pratama Putra • 31 Juli 2026 12:14
Ringkasnya gini..
  • UI menyiapkan jalur prestasi khusus bagi atlet nasional dan internasional.
  • Atlet berprestasi akan mendapat prioritas masuk UI melalui jalur non-akademik.
  • UI juga menyiapkan Prodi Manajemen Olahraga untuk mendukung karier atlet setelah pensiun.
Jakarta: Universitas Indonesia (UI) menyiapkan jalur penerimaan khusus bagi atlet berprestasi sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan olahraga nasional. Atlet yang memiliki prestasi di tingkat nasional maupun internasional akan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
 
Kebijakan itu menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan bagi atlet yang tengah disiapkan UI seiring rencana pembukaan Program Studi Manajemen Olahraga di Sekolah Vokasi. Melalui skema tersebut, UI ingin memastikan atlet tetap dapat mengembangkan karier akademik tanpa harus meninggalkan prestasi olahraga yang sedang dijalani.
 
Rektor UI, Heri Hermansyah, mengatakan kampusnya telah memiliki jalur prestasi non-akademik yang dapat dimanfaatkan atlet berprestasi. Menurutnya, atlet yang diakui oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan memperoleh prioritas dalam proses seleksi mahasiswa baru.

"Kami memiliki jalur prestasi untuk yang non-akademik. Atlet yang memiliki prestasi nasional dan internasional yang diakui Kemenpora akan kami berikan karpet merah untuk diterima menjadi mahasiswa UI," kata Heri di UI, Jumat 31 Juli 2026.
 
Baca juga: Daftar UKT dan IPI Jalur Mandiri UI 2026 Program Sarjana dan Diploma, Cek Rinciannya  

 
Heri menjelaskan UI juga terus melengkapi berbagai fasilitas olahraga di lingkungan kampus agar atlet tetap dapat menjalani latihan selama menempuh pendidikan. Dengan demikian, mahasiswa atlet tidak perlu memilih antara mempertahankan prestasi olahraga atau melanjutkan kuliah.
 
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pengembangan akademik dan pembinaan prestasi olahraga. UI ingin membangun lingkungan belajar yang mendukung atlet tetap berkompetisi di level tertinggi tanpa mengorbankan pendidikan.
 
"Prestasi olahraganya tetap berjalan, pendidikannya juga terus berjalan," ujarnya.
 
Selain memberikan akses pendidikan, UI juga tengah menyiapkan Program Studi Manajemen Olahraga yang akan berada di bawah Sekolah Vokasi. Program ini dirancang untuk membekali atlet dengan kemampuan manajerial sehingga memiliki bekal karier setelah tidak lagi aktif bertanding.
 
Heri mengatakan dunia olahraga membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang memahami pengelolaan industri olahraga, sport tourism, hingga bisnis olahraga. Karena itu, lulusan program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi praktisi, tetapi juga mampu mengembangkan industri olahraga nasional.
 
Baca juga: Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka! Cek Jadwal, Biaya dan Cara Daftar Terbaru  

 
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menilai pendidikan menjadi salah satu kunci membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Menurutnya, atlet perlu memperoleh kesempatan menyiapkan masa depan sejak masih aktif bertanding.
 
Ia menyebut pemerintah telah membuka berbagai peluang agar atlet dapat melanjutkan pendidikan, termasuk melalui dukungan beasiswa. "Kehadiran UI dengan program khusus yang tadi disampaikan diharapkan menjadi langkah awal membangun model pembinaan atlet yang lebih komprehensif," tutur Erick. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan