Salah satu cabang yang dipertandingkan untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) adalah Geografi Terintegrasi. Siswa yang mengikuti cabang ini dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk kembali mengasah pemahaman materi melalui latihan soal.
Nah, sebelum mulai mencoba soal-soalnya, ada baiknya mengenal terlebih dahulu OMI 2026 dan cabang Geografi Terintegrasi yang dilombakan di tingkat MA. Simak selengkapnya dikutip dari laman madrasahebat.com dan wayground.com:
Apa Itu OMI 2026?
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) adalah kompetisi yang digelar untuk mengembangkan kemampuan siswa madrasah dalam bidang sains dan riset. Ajang ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah.Pesertanya berasal dari tiga jenjang madrasah, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) di seluruh Indonesia. OMI 2026 mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju."
Melalui tema tersebut, OMI diharapkan dapat mendorong munculnya generasi muda yang inovatif serta mampu menggabungkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Di jenjang MA, Geografi Terintegrasi menjadi salah satu mata lomba bidang sains.
Materi yang diujikan mencakup sejumlah topik, di antaranya kependudukan, kebencanaan, fenomena atmosfer, hingga lingkungan. Setelah mengetahui sekilas tentang OMI 2026, sekarang waktunya menguji kemampuan lewat 10 contoh soal Geografi berikut.
10 Contoh Soal OMI Geografi Tingkat MA 2026
Berikut 10 contoh soal Geografi yang dapat digunakan sebagai latihan untuk menghadapi OMI 2026:1. Soal 1
Pada 2045, Indonesia diproyeksikan memasuki masa bonus demografi. Kondisi tersebut akan memberikan manfaat apabila disertai dengan...A. Proporsi penduduk miskin berkurang
B. Proporsi penduduk usia tua makin bertambah
C. Peningkatan kualitas penduduk
D. Menurunnya rate fertilitas
E. Menurunnya rate kematian bayi
2. Soal 2
Pantai barat Sumatra telah beberapa kali mengalami gempa tektonik. Berdasarkan struktur geologinya, wilayah tersebut berada di zona tumbukan lempeng. Prinsip geografi yang tepat untuk mengkaji fenomena tersebut adalah...A. Prinsip persebaran
B. Prinsip distribusi
C. Prinsip interelasi
D. Prinsip deskripsi
E. Prinsip korologi
3. Soal 3
Tokyo memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, tetapi kepadatan penduduk kasarnya masih lebih rendah dibandingkan Jakarta. Faktor yang membuat Tokyo memiliki jumlah penduduk terbesar adalah...A. Kondisi lahan pegunungan yang subur
B. Peluang kerja yang tinggi di sektor nonagraris
C. Kebijakan internal dari negara yang bersangkutan
D. Merupakan salah satu destinasi wisata budaya
E. Kepadatan penduduk tidak identik dengan kelebihan penduduk
4. Soal 4
Berkurangnya kawasan hutan di Indonesia dalam jumlah yang signifikan dapat menimbulkan dampak berupa...A. Meningkatnya luas lahan perkebunan
B. Kelangkaan hewan endemik
C. Semakin sering hujan ekstrem
D. Meningkatnya sumber pangan
E. Berkurangnya keanekaragaman hayati
5. Soal 5
Salah satu perbedaan antara cuaca dan iklim dapat dilihat dari aspek...A. Ruang lingkup wilayah. Cuaca mencakup daerah dengan radius kurang dari 10 km sedangkan iklim mencakup daerah lebih dari 10 km
B. Lama waktu. Cuaca waktunya singkat sedangkan iklim waktunya panjang
C. Variasi kejadian. Cuaca memiliki variasi fenomena cuaca yang lebih sedikit dibandingkan iklim
D. Semua benar
E. Tidak ada yang benar
6. Soal 6
Berikut yang merupakan enam proses perubahan dari satu fase ke fase lainnya adalah...A. Evaporasi, kondensasi, deposisi, membeku, mencair, sublimasi
B. Evaporasi, sublimasi, deposisi, kondensasi, mencair, membeku
C. Evaporasi, kondensasi, membeku, deposisi, sublimasi, mencair
D. Mencair, membeku, kondensasi, deposisi, evaporasi, sublimasi
E. Mencair, kondensasi, membeku, sublimasi, deposisi, evaporasi
7. Soal 7
Konservasi energi diperlukan untuk mendukung pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Salah satu bentuk penerapannya adalah...A. Membangun PLTA
B. Penggunaan batu bara sebagai sumber listrik menggantikan minyak bumi
C. Penggunaan dinding kaca pada konstruksi bangunan
D. Penggunaan listrik tenaga surya
E. Penggunaan mobil tenaga listrik
8. Soal 8
Di antara pilihan berikut, sumber energi terbarukan yang paling potensial untuk dikembangkan di Indonesia adalah...A. Matahari
B. Angin
C. Gelombang
D. Arus laut
E. Coal bed methane
9. Soal 9
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu standar yang ditetapkan United Nations Development Programme (UNDP) untuk melihat keberhasilan pembangunan suatu negara atau kawasan.Dalam penghitungannya terdapat beberapa indeks variabel. Berikut yang tidak termasuk indeks variabel dalam penghitungan IPM adalah...
A. Indeks Harapan Hidup
B. Indeks Pengeluaran
C. Indeks Kesetaraan Gender
D. Angka Rata-rata Lama Sekolah
E. Angka Harapan Lama Sekolah
10. Soal 10
Provinsi di Indonesia yang memiliki keragaman bahasa lokal tertinggi, dengan jumlah lebih dari 300 bahasa lokal, adalah...A. Papua
B. Sulawesi Selatan
C. Sumatera Utara
D. Kalimantan Timur
E. Maluku Utara
Kunci Jawaban
- C
- C
- B
- E
- B
- C
- C
- A
- C
- A
Jadwal Pelaksanaan OMI Bidang Sains dan Riset 2026
Bagi peserta yang mengikuti OMI bidang sains, rangkaian kompetisi berlangsung secara bertahap dari tingkat satuan pendidikan hingga nasional. Berikut jadwal lengkapnya:Bidang Sains
- Sosialisasi: 21 Agustus 2026
- OMI tingkat Satuan Pendidikan: 22-26 Agustus 2026
- Pendaftaran OMI tingkat Kabupaten/Kota: 27 Agustus-2 September 2026
- Uji Coba tingkat Kabupaten/Kota: 4-5 September 2026
- Pelaksanaan tingkat Kabupaten/Kota: 7-8 September 2026
- Pengumuman tingkat Kabupaten/Kota: 12 September 2026
- Uji Coba tingkat Provinsi: 1-2 Oktober 2026
- Pelaksanaan tingkat Provinsi: 5-6 Oktober 2026
- Pengumuman tingkat Provinsi: 10 Oktober 2026
- Kedatangan dan Registrasi Peserta Nasional: 8 November 2026
- Technical Meeting dan Pembukaan Nasional: 9 November 2026
- Pelaksanaan tingkat Nasional: 10-11 November 2026
- Pengumuman dan Penutupan: 12 November 2026
Bidang Riset
- Sosialisasi: 21 Agustus 2026
- Pendaftaran (Unggah Proposal Riset): 22 Agustus-2 September 2026
- Pengumuman Hasil Penilaian Proposal: 7 September 2026
- Presentasi Proposal Riset: 9-11 September 2026
- Pembimbingan dan Pelaksanaan Riset: 12 September-20 Oktober 2026
- Presentasi Hasil Riset: 21-23 Oktober 2026
- Pengumuman Penilaian Presentasi Riset: 27 Oktober 2026
- Pengumpulan Hasil Riset & Draf Artikel: 29-31 Oktober 2026
- Final (Presentasi) dan Expo: 10-12 November 2026