Pentingnya literasi keamanan siber. Foto: Dok/Metro TV
Pentingnya literasi keamanan siber. Foto: Dok/Metro TV

Pentingnya Literasi Keamanan Digital Bagi Masyarakat

MetroTV • 07 Juli 2022 03:04
Jakarta: Berbagai sektor usaha kian masif memberikan layanan berbasis digital. Namun, pemahaman masyarakat tentang pentingnya melindungi data pribadi masih minim. Sehingga sangat rentan terhadap kejahatan digital. Tingkat penetrasi penggunaan internet pada Januari 2022 tercatat sebesar 73,7% dari total populasi atau sebanyak 204,7 juta orang.
 
Keamanan digital dapat memastikan segala aktivitas daring dan luring dapat dilakukan secara aman. Literasi keamanan digital bukan hanya mengamankan data pribadi namun, juga meliputi perangkat digital, identitas digital, transaksi digital dan dapat meminimalisir penipuan digital.
 
Presiden Direktur ITSEC Asia Andri Hutama Putra mengatakan, melindungi data pribadi sangat penting dan menjadi tanggung jawab yang dapat dimulai dari diri sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keamanan informasi merupakan tulang punggung dari terbentuknya kesuksesan dalam bidang transformasi digital di Indonesia baik ekonomi digital maupun perubahan zaman menuju digital. Maka jangan pernah kita merasa lelah untuk memberikan informasi mengenai keamanan informasi pribadi. Baik kepada teman maupun keluarga dan dapat dimulai dari diri kita sendiri,” jelas Andri dalam tayangan Zona Bisnis, Metro TV, Rabu, 6 Juli 2022.
 
ITSEC Asia mencatat pencurian data pribadi banyak dilakukan dari media sosial. Seiring dengan perencanaan UU Perlindungan Data Pribadi yang saat ini masih dalam pembahasan di DPR. Pemerintah memastikan pelaku usaha yang hendak menghimpun data masyarakat diimbau menggunakan data khusus untuk kebutuhan spesifik dan data yang didapatkan tidak boleh diperjualbelikan. (Ainun Kusumaningrum)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif