Kemudian, untuk Spesialis Patologi Klinis diraih Nalurita NG dengan IPK 3,83; Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif diraih Fredy Danan Putra Sanjaya dengan IPK 3,81. Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi diraih Rahmatika dengan IPK 3,77.
Program Pendidikan Profesi Dokter nilai tertinggi diraih Vania Avissa Salsabila dengan IPK 3,89. Program Sarjana Kedokteran (S1) nilai tertinggi diraih Winda Putri Sunjata dengan IPK 3,55.
Kedokteran Gigi (S1) diraih Amana Fitria Chusaeni dengan IPK 3,78; Keperawatan (S1) diraih Isna Widya Febyastuti dengan IPK 3,73. Program Gizi (S1) diraih Karina Khairunnisa dengan IPK 3,76.
Baca: Seleksi Beasiswa Pendidikan Vokasi Tak Seketat 'LPDP', Ini Sebabnya
Pada Tahap Kedua Wisuda ke-162, selain Fakultas Kedokteran juga dilakukan wisuda untuk lulusan dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Polisik (FISIP), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan Sekolah Vokasi Undip. FIB Undip kali ini melepas 7 orang lulusan Program Magister (S2), 58 orang program (S1) Sarjana dan 4 orang program (D3) Diploma.
Sementara itu wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (ISIP) meliputi, 2 orang program (S3) Doktor, 2 orang program (S2) Magister, 95 orang program (S1) Sarjana dan 2 orang program (D3) Diploma. Dari Fakultas Kesehatan Masyarakat wisudawannya meliputi, 4 orang Program Magister (S2), dan 36 orang program (S1) Sarjana. Sedangkan Sekolah Vokasi terdapat 3 orang Program Sarjana Terapan dan 113 orang program (D3) Diploma.
Dalam prosesi wisuda tahap dua tersebut, terdapat juga wisudawan warga negara asing yaitu Ferouz Chtibi Mannit asal Perancis yang mengikuti program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Joaquina Tavares asal Timor Leste yang mengikuti program Magister Sejarah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News