Jakarta: Sekolah-sekolah di Tanah Air menjadi klaster penyebaran covid-19. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencatat 1.301 sekolah menjadi klaster penyebaran covid-19 saat menerapkan pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
Kepala bidang (Kabid) Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting menegaskan berbagai langkah akan dilakukan guna meredam ledakan klaster tersebut. Ia menambahkan, harus diadakan pengkajian ulang di lingkungan sekolah terkait hal ini.
"Pertama, kewaspadaan harus ditingkatkan. Kedua, protokol kesehatan dievaluasi ulang, baik di rumah, perjalanan, dan di sekolah. Ketiga, pelacakan kontak dengan data," kata Alexander dalam tayangan Primetime News, Metro TV pada Kamis, 23 September 2021.
Alexander menjelaskan, peran sejumlah pihak sangat dibutuhkan guna mendukung keberhasilan langkah antisipasi ini. Penelusuran secara serentak sudah seharusnya tidak hanya dilaksanakan oleh pihak sekolah.
"Harus melibatkan warga, satgas setempat, posko PPKM desa dan kelurahan yang terkait dengan wilayah sekolah tersebut," tambahnya.
Alexander pun menegaskan, langkah pengendalian memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) serta pemeriksaan dini, pelacakan, dan perawatan (3T) harus digencarkan secara maksimal.
"Penularan itu masih berlangsung. Jadi karena sumber infeksi masih ada, tentu dalam hal ini mesti ada pengendalian 3M, 3T, dan vaksinasi yang baik," tutur Alexander. (Nadia Ayu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan