Reaktor TRIGA 2000 Bandung. DOK BRIN
Reaktor TRIGA 2000 Bandung. DOK BRIN

Mengenal Reaktor Nuklir Pertama di Indonesia

Renatha Swasty • 23 Februari 2022 09:11

57 tahun telah berlalu, namun, Reaktor TRIGA 2000 saat ini masih dapat beroperasi untuk bisa memenuhi pengguna internal Kawasan Nuklir Bandung. Koordinator Pelaksana Fungsi Reaktor TRIGA 2000-Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran (DPFK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Abdul Rohim Iso Suwarso menyampaikan kondisi reaktor saat ini dapat beroperasi dengan baik.
 
“Reaktor beroperasi setiap tiga minggu sekali operasi untuk layanan iradiasi. Selain itu kami juga melakukan pengoperasian perawatan reaktor dalam 1 minggu sebanyak dua kali, yaitu setiap Senin dan Kamis. Hal ini sekaligus bentuk layanan kami dalam melakukan iradiasi pendek di fasilitas pneumatic,” kata Iso dikutip dari laman brin.go.id, Rabu, 23 Februari 2022.

Pertimbangan Decomissioning Reaktor TRIGA 2000

Iso mengakui opsi decomissioning Reaktor TRIGA 2000 Bandung saat ini tengah menjadi isu hangat. Dia menilai hal itu lazim dalam suatu fasilitas.
 
Dia menyebut kajian terkait penuaan reaktor telah disampaikan pada pengurusan perpanjangan izin operasi reaktor kepada BAPETEN. Namun, dokumen kajian penuaan ini harus diperbarui kembali terkait Struktur, Sistem, dan Komponen (SSK), karakterisasi, serta limbah-limbah yang akan dihasilkan dari Reaktor TRIGA 2000 Bandung.

Iso melihat Reaktor TRIGA 2000 Bandung masih laik sampai perpanjangan izin operasi berikutnya. Mengingat ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, perangkat seperti bahan bakar, dan tanki reaktor.
 
“Sebagai operator reaktor, kami melihat Reaktor TRIGA 2000 Bandung masih laik dioperasikan sampai dengan pasca 2027. Mengingat SSK reaktor sudah diremajakan. Kemudian, tanki reaktor yang menjadi tolok ukur suatu fasilitas, masih bisa dipergunakan sampai dengan 50 tahun mendatang,” ungkap dia.
 
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA