Melansir unggahan instagram @puspresnas, aturan pelaksanaan OSN ini dipisahkan antara hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Atau dipisahkan menjadi do & don't.
"Mari bersama wujudkan OSN-K 2026 yang tertib, dan penuh integritas. Karena prestasi terbaik lahir dari proses yang jujur," tulis akun instagram @puspresnas dikutip Kamis 11 Juni 2026.
| Baca juga: OSN Kemendikdasmen 2026 Resmi Dimulai Hari Ini! Ada Cabang AI Baru, Cek Jadwalnya |
Nah seperti apa do & don't OSN tingkat Kabupaten/Kota? Simak informasi berikut ini:
Do and Don't OSN Kabupaten/Kota 2026
Do
- Baca tata tertib dan panduan OSN-K sebelum hari pelaksanaan.
- Pastikan hadir tepat waktu sebelum pelaksanaan OSN-K dimulai.
- Gunakan perangkat sesuai ketentuan panitia dan lakukan pengecekan sebelum lomba.
- Pastikan koneksi internet dan perangkat dalam kondisi siap sebelum ujian dimulai.
- Patuhi arahan pengawas, proktor, dan tim teknis selama pelaksanaan ujian.
- Gunakan akun dan identitas resmi milik sendiri saat login sistem.
- Jaga suasana ruang ujian tetap tenang, tertib, dan kondusif.
- Kerjakan soal secara mandiri dengan menjunjung tinggi integritas/kejujuran.
- Jaga sportivitas dan semangat kompetisi yang sehat selama OSN-K berlangsung.
- Laporkan kendala teknis kepada pengawas atau proktor dengan tertib (mengangkat tangan terlebih dahulu).
- Mengambil foto atau video setelah pelaksanaan OSN-K dengan izin panitia.
Don't
- Jangan mengikuti ujian tanpa memahami aturan yang berlaku.
- Jangan datang terlambat hingga mengganggu proses registrasi dan persiapan.
- Jangan menggunakan perangkat tambahan atau aplikasi yang tidak diperbolehkan.
- Jangan melakukan aktivitas lain di perangkat yang dapat menghambat sistem OSN-K.
- Jangan mengabaikan atau mengganggu jalannya pelaksanaan OSN-K.
- Jangan meminjamkan akun atau menggunakan identitas peserta lain.
- Jangan membuat keributan atau mengganggu konsentrasi peserta lain.
- Jangan bekerja sama atau meminta bantuan pihak lain dengan cara apapun.
- Jangan melakukan tindakan curang demi mendapatkan nilai tinggi.
- Jangan panik, menyebarkan informasi keliru, atau membuat kegaduhan di ruang ujian.
- Dilarang mengambil foto atau video dan menyebarkan ke media sosial saat pelaksanaan OSN-K.
| Baca juga:
|
Seperti apa jadwal, sistem hingga ajang cabang OSN 2026, berikut rinciannya!
Jadwal Rangkaian Tahapan Seleksi OSN 2026
Rangkaian seleksi akan dimulai serentak pada bulan Juni 2026 mulai dari tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K), berlanjut ke tingkat Provinsi (OSN-P), hingga puncaknya pada babak Final di tingkat Nasional (OSN). Berikut adalah lini masa per jenjang pendidikan:Jenjang SD dan SMP Sederajat
- Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
OSN-K SMP: 11 Juni 2026
Ketentuan: Diikuti maksimal 5 murid/cabang ajang/sekolah.
- Tingkat Provinsi (OSN-P)
OSN-P SMP: 9 Juli 2026
Ketentuan: Diikuti maksimal 5 murid/cabang ajang/kabupaten/kota.
- Tingkat Nasional (OSN)
Ketentuan: Kuota finalis nasional sebanyak 115 murid per cabang ajang.
Jenjang SMA Sederajat
- Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): 18 s.d 19 Juni 2026 (Kuota maksimal 5 murid/cabang ajang/sekolah).
- Tingkat Provinsi (OSN-P): 27 s.d 29 Juli 2026 (Akses kuota dapat dilihat melalui tautan resmi `s.id/Kuota_OSNSMA`).
- Tingkat Nasional Tahap Semifinal: 12 Agustus 2026 (Menyaring hingga tersisa 100 murid per bidang).
- Tingkat Nasional (Final OSN):14 s.d 20 September 2026 (Kompetisi puncak yang diikuti oleh 60 murid terbaik per bidang).
| Baca juga: Contoh Soal OSN IPA SD 2026 dan Kunci Jawabannya, Latihan Yuk! |
Komponen dan Media Pelaksanaan Tes OSN 2026
OSN-Kabupaten/Kota (OSN-K)Platform:
- SD/SMP (DIKDAS): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SMA (DIKMEN): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SD/SMP (DIKDAS): Daring dan Semi Daring
- SMA (DIKMEN): Semi Daring
- Pengawas Silang
- Siaran Langsung
- Khusus daerah 3T dengan keterbatasan internet dilaksanakan semi daring melalui Google Drive
Platform:
- SD/SMP (DIKDAS): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SMA (DIKMEN): LMS Moodle
- SD/SMP (DIKDAS): Daring
- SMA (DIKMEN): Daring
- Pengawas Pusat
- Pengawas Silang
- Aplikasi Zoom
Platform:
- SD/SMP (DIKDAS): LMS Moodle
- SMA Semifinal (DIKMEN): LMS Moodle
- SMA Nasional Luring (DIKMEN): Tes Teori & Tes Praktikum
- SD/SMP (DIKDAS): Daring
- SMA Semifinal (DIKMEN): Daring
- SMA Nasional Luring (DIKMEN): Pelaksanaan Luring
- Tahap Daring (SD/SMP & SMA Semifinal): Pengawas Pusat, Pengawas Silang, dan Zoom
- Tahap Luring (SMA Final): Pengawasan melekat di lokasi tes teori dan praktikum
Daftar Bidang Studi
Ajang OSN tahun ini melombakan variasi disiplin ilmu yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif siswa di setiap jenjang pendidikan. Kejutan terbesar muncul pada rumpun pendidikan menengah dengan hadirnya kategori kecerdasan buatan.Jenjang Pendidikan Dasar (SD/MI dan SMP/MTs Sederajat)
Untuk jenjang pendidikan dasar, fokus kompetisi tetap berada pada fondasi sains dasar yang kuat, meliputi:
SD/MI/Sederajat
1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
3. Matematika.
SMP/MTs/Sederajat
1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
3. Matematika.
Jenjang Pendidikan Menengah (SMA/MA/SMK/MAK Sederajat)
Kompetisi di tingkat Dikmen berlangsung jauh lebih spesifik dan mencakup 10 bidang keahlian, yaitu:
1. Matematika
2. Fisika
3. Kimia
4. Biologi
5. Informatika / Komputer
6. Astronomi
7. Ekonomi
8. Kebumian
9. Geografi
10. Eksibisi AI (Artificial Intelligence)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda