Peserta berasal dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Mereka datang dari berbagai wilayah, mulai Jabodetabek, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Jambi, Palembang, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, hingga Manado.
Konferensi yang digelar pada 18-19 Juli 2026 di BSD, Tangerang Selatan, itu mengangkat tema "Ethics in Crisis: Navigating Rights, Risks, and Responsibility in the Globalized Era." Selama dua hari, peserta berperan sebagai delegasi berbagai negara untuk merumuskan solusi atas isu-isu internasional.
| Baca juga: Medcom.id Spill Beasiswa OSC 2027, Simak Jadwal Pendaftarannya |
Dua isu utama yang dibahas adalah penyalahgunaan obat resep dalam sidang World Health Organization (WHO). Kemudian diangkat juga isu terkait pengelolaan air berkelanjutan dan teknologi hemat air dalam sidang United Nations Environment Programme (UNEP).
"Melalui simulasi tersebut, peserta dituntut menyampaikan argumentasi, melakukan negosiasi, hingga menyusun rancangan resolusi layaknya sidang resmi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," kata President International Global Network (IGN) Muhammad Fahrizal dalam keterangannya, Kamis 23 Juli 2026.
Fahrizal mengatakan MUN menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk memahami pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan global. Di AYIMUN BSD Chapter ini, para pelajar belajar menyampaikan pendapat, berdiskusi secara konstruktif.
"Peserta juga belajar mendengarkan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda dari kalian. Kalian akan belajar menemukan solusi bersama, bukan sekadar memenangkan sebuah perdebatan," kata Fahrizal.
| Baca juga: Lolos Beasiswa OSC 2026, Ini yang Mesti Dilakukan Awardee |
Menurut dia, kemampuan berdialog dan membangun konsensus menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan di tengah kompleksitas tantangan global. IGN kata dia selalu mengembangkan berbagai program kepemimpinan dan diplomasi internasional bagi generasi muda, termasuk AYIMUN dan Asia World Model United Nations (AWMUN).
Besarnya jumlah peserta menunjukkan semakin tingginya minat pelajar Indonesia terhadap pembelajaran berbasis perspektif global. Melalui penyelenggaraan chapter di berbagai kota, IGN ingin memperluas akses pelajar terhadap pengalaman mengikuti konferensi MUN tanpa harus mengikuti ajang internasional di luar negeri.
Dalam penyelenggaraan kali ini, sebanyak 30 pelajar juga memperoleh beasiswa penuh dari PT Pertamina (Persero) untuk mengikuti konferensi. Selama konferensi, peserta menjalani berbagai tahapan sebagaimana sidang PBB.
"Mulai dari penyampaian posisi negara, negosiasi antardelegasi, hingga penyusunan draft resolution sebagai solusi atas isu yang diperdebatkan," jelasnya.
Proses sidang dipandu oleh fasilitator atau chairs yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Sebelumnya, AYIMUN Chapter juga telah digelar di Kelapa Gading dan Bekasi.
Penyelenggara menyebut kedua penyelenggaraan tersebut telah memperoleh pengakuan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kategori kompetisi nasional bintang tiga. Setelah BSD, penyelenggara menjadwalkan penyelenggaraan AYIMUN Chapter di Pekanbaru pada 25-26 Juli 2026 dan Depok pada 1-2 Agustus 2026.
| Baca juga: 4.000 Siswa Sudah Merasakan Manfaat Beasiswa OSC, Kuliah S1 Gratis Sampai Lulus |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda