Seskab Teddy Indra Wijaya menunjukkan surat dari siswa Sekolah Rakyat untuk Presiden Prabowo. Foto: Instagram @metrotv
Seskab Teddy Indra Wijaya menunjukkan surat dari siswa Sekolah Rakyat untuk Presiden Prabowo. Foto: Instagram @metrotv

Seskab Teddy Spill Surat Haru Berbahasa Inggris Siswa Sekolah Rakyat untuk Presiden Prabowo

Bramcov Stivens Situmeang • 09 Agustus 2026 17:42
Ringkasnya gini..
  • Seskab Teddy pamerkan surat bahasa Inggris tulisan tangan siswa Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk Presiden Prabowo.
  • Lewat surat itu, siswa sampaikan terima kasih dan harapan agar pemerintah beri beasiswa pendidikan sampai kuliah.
  • Momen haru ini terjadi saat Teddy dan Mensos Gus Ipul resmikan Sekolah Rakyat buat 400 anak putus sekolah di Banten.
Tangerang: Ada momen menarik dan bikin terharu saat peresmian Sekolah Rakyat rintisan di kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI), Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memperlihatkan sepucuk surat spesial yang ditulis tangan oleh siswa Sekolah Rakyat dan ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
 
Kerennya, surat tersebut ditulis tangan secara langsung dalam bahasa Inggris oleh salah satu siswa Sekolah Rakyat 4 DKI Jakarta. Surat ini bukan sekadar bentuk ucapan terima kasih atas akses pendidikan dari pemerintah, tapi juga diselipi harapan besar agar dukungan beasiswa bagi keluarga kurang mampu bisa tembus sampai jenjang perguruan tinggi.
 
"Banyak sekali, ini contohnya tadi, ini di close up ya, ini ada sekolah rakyat 4 DKI, dia ucapin makasih ke Pak Presiden pakai bahasa Inggris, tulisannya dia sendiri. Ini intinya ucapan terima kasih ke Bapak Presiden ya," ujar Teddy dikutip dari akun Instagram @metrotv.

Di balik secarik surat tersebut, Teddy juga membagikan cerita usai berbincang langsung dengan para orang tua siswa di lokasi. Ia menyoroti realitas bahwa mayoritas dari mereka berjuang di tengah ekonomi yang rentan, mulai dari pekerja serabutan hingga tak punya penghasilan tetap.
 
Tidak sedikit juga siswa yang berstatus yatim piatu. "Kemudian anak-anaknya ada yang yatim piatu, ada yang kehilangan ibu atau ayahnya. Kemudian ya disinilah Bapak Menteri Sosial, Bapak Wamen, tim semua Kementerian Sosial bekerja keras," ungkap Teddy.
 
Momen haru ini bertepatan dengan peresmian Sekolah Rakyat yang dikomandoi langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Seskab Teddy. Fasilitas pendidikan ini disiapkan sebagai ruang aman untuk menampung 400 anak jalanan dan anak putus sekolah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
 
Sejauh ini, 300 anak sudah lolos asesmen dan siap untuk belajar, sementara 100 lainnya masih butuh tahap matrikulasi di sentra-sentra milik Kemensos. Ke depannya, Mensos memastikan program mulia ini bakal terus digaspol agar makin merata.
 
"Tahun depan, sesuai arahan Bapak Presiden, kalau gedungnya sudah jadi, akan ada lebih dari 150.000 siswa Sekolah Rakyat dan jumlahnya akan bertambah lebih banyak lagi setiap tahunnya. Sebab, target Bapak Presiden setidak-tidaknya satu kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat dengan daya tampung lebih dari 2.000 siswa," beber Gus Ipul, sapaan karib Saifullah Yusuf, dikutip dari laman metrotvnews.com, Sabtu, 8 Agustus 2026.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan