Seleksi penerimaan calon taruna atau SIPENCATAR Kementerian Perhubungan diselenggarakan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Seleksi ini mengundang putra dan putri terbaik bangsa Indonesia untuk mengikuti seleksi pada Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (PEMDA).
Kedua pola pembibitan tersebut memiliki pola seleksi yang berbeda. Sebelum mendaftar, peserta perlu memahami kualifikasi dan karakteristik jalur yang dipilih.
Pendaftaran Pola Pembibitan Kemenhub 2026/2027
Pendaftaran SIPENCATAR 2026 dibuka mulai tanggal 18-30 Agustus 2026 dengan 891 jumlah formasi yang ditawarkan. Rincian formasi tersebut akan mengisi posisi pada Kementerian Perhubungan, Kementerian Perhubungan Orang Asli Papua, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Daerah Orang Asli Papua.Tahapan Seleksi
Informasi resmi mengenai SIPENCATAR 2026 tersedia melalui portal sipencatar.kemenhub.go.id. yang memuat tahapan seleksi pola pembibitan, meliputi:1. Seleksi Tahap I
- Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026
- Seleksi Administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
2. Seleksi Tahap II
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): September-Oktober 2026
- Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik, Psikotes, Tes Kebugaran Jasmani Transportasi, Wawancara, dan Penilaian Prestasi OSN/O2SN: Oktober 2026
3. Seleksi Tahap Akhir
- Pengumuman Hasil Seleksi: Oktober 2026
- Pengumuman Kelulusan Akhir: Oktober-November 2026
Kualifikasi Calon Taruna Kemenhub 2026/2027
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026 dibuktikan dengan tanggal lahir pada dokumen kependudukan yang sah
- Nilai yang memenuhi persyaratan
- Tinggi badan minimal pria 160cm dan wanita 155cm (terdapat persyaratan khusus program studi tertentu)
- Calon Taruna formasi Orang Asli Papua (OAP) merupakan orang atau suku bangsa yang berasal dari rumpun ras Melanesia yang terdiri atas suku asli di Papua
- Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba
- Belum pernah menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti proses SIPENCATAR 2026 dan selama pendidikan pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan
- Calon Taruna Pria dan Wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan)
- Memiliki ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total.
- Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan
- Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan
- Bersedia menaati segala peraturan dan ketentuan yang berlaku pada pelaksanaan SIPENCATAR Pola Pembibitan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan
- Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dituju
- Pakta Integritas
- Memiliki surat elektronik/e-mail dan nomor telepon yang masih aktif dan valid
- Bersedia memenuhi ketentuan tarif layanan akademik dan nonakademik
Dokumen yang Perlu Disiapkan
- Pas foto berwarna latar belakang merah, berukuran 4 x 6 cm
- Kartu Identitas (KTP/Kartu Identitas Anak/Kartu Keluarga)
- Ijazah Asli/SKL
- Transkrip Nilai
- Tanda Bukti Pembayaran Pendaftaran
- Pakta Integritas
- Surat Keterangan Orang Asli Papua (bagi pendaftar formasi OAP)
- Sertifikat/Piagam Prestasi
Baca Juga : Kuliah Gratis dan Auto CPNS! Pendaftaran Politeknik Statistika STIS 2026 Dibuka 18 Agustus
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda