Momen ini menjadi sorotan usai video penampilannya diunggah akun Instagram @ummcampus. Dalam video itu, Isa Almasih tampil percaya diri saat naik ke panggung wisuda dan memperkenalkan dirinya di hadapan rektor serta peserta wisuda lainnya.
Dalam video yang diunggah, Isa Almasih sempat berseloroh terkait namanya. Ia meminta agar tidak terjadi kesalahpahaman karena namanya memiliki kelanjutan, yakni Putra Muhammadiyah.
"Perkenalkan, nama saya Isa Al-Masih. Tenang, ada lanjutannya Pak Rektor, Putra Muhammadiyah," kelakarnya dikutip dari akun Instagram @ummcampus, Jumat, 25 September 2026.
Momen ini langsung disambut tawa dan tepuk tangan dari para hadirin. Gaya santainya saat berbicara di atas panggung menjadi salah satu bagian yang paling banyak menarik perhatian warganet.
Unggahan itu langsung mencuri perhatian pengguna media sosial. Banyak yang menilai momen tersebut menghibur sekaligus membuat suasana wisuda terasa lebih hangat.
Tak hanya soal nama, Isa Almasih sempat menyinggung sosok Imam Mahdi. Nama tersebut sebelumnya juga sempat viral karena merupakan lulusan dari kampus yang sama.
"UMM dahulu pernah meluluskan mahasiswa FEB bernama Imam Mahdi, hari ini UMM kembali meluluskan Isa Almasih. Sebetulnya Imam Mahdi dan Isa Almasih turun di mana? Jawabannya sederhana di kampus putih kita tercinta, tepuk tangan untuk UMM," ujar Isa Almasih.
Lantas, sebenarnya siapa sosok dari Isa Almasih dan Imam Mahdi yang belum lama lulus dari UMM? Simak ulasan ini dikutip dari laman pddikti.kemdiktisaintek.go.id.
Profil Imam Mahdi dan Isa Almasih UMM
Isa Almasih Putra Muhammadiyah. DOK YouTube @UMMtube
Nama Imam Mahdi tercatat sebagai mahasiswa Program Sarjana Ekonomi Pembangunan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM. Dia masuk pada 5 Oktober 2020 dan lulus pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024.
Sedangkan, Isa Almasih Putra Muhammadiyah tercatat sebagai mahasiswa Program Sarjana Pendidikan Agama Islam di Fakultas Agama Islam UMM. Dia memulai perkuliahannya pada 19 September 2022 dan dinyatakan lulus pada semester genap tahun ajaran 2025/2026.
Selain menghadirkan momen menghibur, Isa Almasih menyampaikan pesan menyentuh. Ia mengucapkan terima kasih kepada dosen dan orang tua atas dukungan selama masa kuliah.
Dia menyebut tepuk tangan paling panjang seharusnya diberikan kepada dosen dan orang tua. Menurutnya, mereka memiliki peran besar dalam keberhasilan mahasiswa meraih gelar sarjana.
"Kalau hari ini kami berdiri dengan toga, sesungguhnya ada tangan Bapak Ibu yang menopang kami di balik toga itu. Maka tepuk tangan paling panjang hari ini bukanlah untuk kita, tetapi untuk Bapak Ibu dosen untuk orang tua kita semuanya Terima kasih," ucap dia.
Respons netizen mayoritas positif. Banyak yang merasa terhibur sekaligus terharu dengan momen tersebut.
Tidak sedikit juga yang mengaku momen itu membuat suasana wisuda terasa lebih santai dan berkesan. Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana momen akademik bisa menjadi lebih dekat dengan ekspresi generasi muda.