Salah satu yang banyak dikulik publik adalah profil dan jejak pendidikan Suahasil Nazara, termasuk kampus mana yang menjadi tempatnya menuntut ilmu di pendidikan tinggi. Suahasil menuntaskan pendidikannya di jenjang S3 bidang ekonomi di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Nah penasaran seperti apa kampus yang memberi gelar Doctor of Philosophy (PhD) kepada Suahasil? Berikut Profilnya:
Profil University of Illinois
University of Illinois merupakan salah satu kampus di Amerika Serikat. University of Illinois memiliki 3 kampus utama, sebagai berikut:- University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC)
- University of Illinois Chicago (UIC)
- University of Illinois Springfield (UIS)
UIUC memiliki lebih dari 59.000 mahasiswa. Jumlah mahasiswa yang besar itu menjadikannya salah satu universitas publik dengan jumlah mahasiswa terbesar di AS.

Illinois Research Park. Foto: illinois.edu
UIUC saat ini menempati peringkat 36 dalam pemeringkatan kampus negeri terbaik di US. UIUC hingga saat ini dikenal sebagai kampus riset dan sains-teknologi.
Menariknya, meski dikenal sebagai kampus riset dan sainstek, UIUC malah menjadi "pabrik" Menkeu buat Indonesia. Setidaknya, selain Suahasil, ada dua Menkeu Indonesia yang juga merupakan lulusan UIUC.
Menkeu Indonesia Alumni University of Illinois Urbana-Champaign
Sri Mulyani Indrawati
Sri meraih melar Master of Science (MS) 1990 dan PhD Ekonomi 1992 dari UIUC. Sri Mulyani juga merupakan Menkeu era presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, dan Prabowo Subianto.
Selain pernah menjabat sebagai Menkeu, Sri Mulyani juga pernah menjadi Managing Director dan COO World Bank.
Bambang Soemantri Brodjonegoro
Bambang menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di UIUC. Bambang menambah rekam jejak menteri alumni UIUC yang pernah menjabat sebagai Menkeu.
Bambang pernah menjadi Menkeu pada Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016. Saat itu pemerintahan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.
Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle menteri di Kabinet Merah Putih. Kali ini, Prabowo mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara.
Masa jabatan Purbaya terbilang singkat. Ia menjabat sebagai Menkeu hanya satu tahun sejak 8 September 2025, untuk menggantikan Sri Mulyani.
Per 14 September 2026, Purbaya tidak lagi menjabat sebagai Menkeu. Ia digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. Berikut profil Suahasil Nazara:
Profil Suahasil Nazara
Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Suahasil meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia pada tahun 1994.Ia kemudian melanjutkan studi ke Cornell University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) pada tahun 1997. Selanjutnya, ia menyelesaikan program doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign dan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi pada tahun 2003.
Karier Suahasil Nazara
Perjalanan karier Suahasil dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) sejak 1999. Dia meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi pada tahun 2009.Di lingkungan akademik, ia pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005), Kepala Lembaga Demografi (2005-2008), serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013).
Keterlibatannya dalam kebijakan publik semakin luas melalui perannya sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011), Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015), Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015), serta Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).
Karier Suahasil di Kementerian Keuangan kian signifikan ketika ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal secara definitif pada 31 Oktober 2016. Pada 25 Oktober 2019, ia dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju. Saat itu, dia mendampingi Menteri Keuangan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
Suahasil Nazara juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ex-Officio dari Kementerian Keuangan. Dia dilantik pada Januari 2020.
Baca Juga :