Mahasiswa Unej Ervian Akbarsyah Mahendra saat wisuda. DOK Unej
Mahasiswa Unej Ervian Akbarsyah Mahendra saat wisuda. DOK Unej

Dari Tukang Foto Copy Hingga Jadi Sarjana Komputer Unej Berkat KIP Kuliah

Renatha Swasty • 10 Maret 2022 10:54
Jakarta: Ervian Akbarsyah Mahendra tak pernah menyangka bisa kuliah apalagi sampai menyandang gelar Sarjana Komputer dengan IPK 3,85 dari Universitas Jember (Unej). Lulusan Fakultas Ilmu Komputer itu berhasil kuliah berkat beasiswa Bidik Misi yang kini berubah menjadi Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
 
Perjalanan sampai kuliah cukup berat. Jelang lulus sekolah saat duduk di kelas 12 SMA Islam Lumajang, Ervian memutuskan bekerja di sebuah kios foto copy dan penjilidan Syakira di daerah Tompokersan, Lumajang, Jawa Timur. Ervian mesti bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya.
 
Selama bekerja di sana, anak pertama pasangan Masrur dan Verawati ini, mau tak mau berurusan dengan perangkat komputer serta jasa mendesain otodidak. Dari semula keharusan pekerjaan akhirnya menjadi keasyikan.

Sedikit demi sedikit Ervian menemukan minat di dunia komputer. Apalagi, beberapa pelanggan kiosnya mayoritas mahasiswa sering berdiskusi mengenai perkembangan dunia komputer dan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
 
Hal itu membuat Ervian makin berminat kuliah di bidang komputer. Namun, persoalan biaya mengadang.
 
Hingga suatu saat jalan hidup Ervian berubah. Pekerjaan Ervian yang selalu memuaskan membuat terkesan salah satu pelanggan.
 
“Ada salah satu Bapak yang langganan datang ke foto copy Syakira. Akhirnya kami pun sering ngobrol, hingga suatu saat Bapak tadi menyarankan agar saya kuliah toh ada fasilitas beasiswa Bidik Misi bagi siswa berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu," kata Ervian dikutip dari laman unej.ac.id, Kamis, 10 Maret 2022.
 
Tak cuma sekali dua kali, tiap datang foto copy, si Bapak selalu mendorong Ervian kuliah. Dorongan semangat itu membuat Ervian kuliah.
 
"Apalagi saat itu pendaftaran SBMPTN 2017 masih dibuka,” beber Ervian.
 

Jalan berliku kuliah

Dia lalu mencari informasi mengenai pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017. Sekaligus cara mendapatkan beasiswa Bidik Misi.
 
Ervian beruntung sebab pihak sekolah di SMA Islam Lumajang memberikan dukungan. Nama Ervian didaftarkan sebagai calon penerima beasiswa Bidik Misi.
 
“Lantas saya minta izin Bapak dan Ibu untuk kuliah. Awalnya, Bapak ragu-ragu memberi izin, sebab khawatir dengan biayanya. Akhirnya Bapak memberi izin kuliah namun dengan syarat memilih PTN di dekat Lumajang saja agar orang tua gampang memantau. Akhirnya saya putuskan mendaftar ke Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember,” tutur Ervian.
 
Ervian diterima sebagai mahasiswa baru Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember angkatan 2017 dengan beasiswa Bidik Misi. Tak mau mengecewakan kepercayaan dari kedua orangtua dan pihak-pihak yang sudah mendukung, Ervian berusaha menjadi mahasiswa rajin baik di kelas maupun luar kelas.
 
Dia juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan, serta mengikuti banyak kegiatan dan lomba untuk mengembangkan kemampuan. Jaminan telah mendapatkan beasiswa Bidik Misi juga tak membuat Ervian lantas berpangku tangan. Di sela-sela kesibukan perkuliahan, Ervian bekerja paruh waktu untuk menambah uang saku.
 
Dari Tukang Foto Copy Hingga Jadi Sarjana Komputer Unej Berkat KIP Kuliah

Ervian Akbarsyah Mahendra. DOK Unej

 
“Wah sudah banyak pekerjaan yang saya jalani, dari menjadi pegawai di usaha makanan ringan, karyawan kafe, menyediakan jasa perlengkapan kuliah, ikut event organizer, bikin katalog kuliner, hingga memberi les komputer di sebuah sekolah dasar di Jember. Pokoknya halal dan memberikan pemasukan maka saya jalani sehingga tak perlu minta uang ke orang tua," kata Ervian.
 
Ervian tak pernah malu mencari tambahan uang saku. Apalagi, sudah terbiasa bekerja sejak SMA.  
 
"Alhamdulillah selain menambah uang saku juga banyak pengalaman dan pelajaran hidup yang saya peroleh,” ungkap Ervian.
 
Tempaan hidup membuat Ervian jadi pribadi pantang menyerah. Hal ini terbukti saat masalah menerpa saat Ervian mengerjakan skripsi.
 
Pandemi covid-19 membuat semua rencana dan jadwal penelitian yang disusun berantakan. Ervian tak bisa leluasa mencari data mengingat saat itu susah ke luar kota apalagi lokasi penelitian di Banyuwangi. Akhirnya, skripsi gagal rampung di semester 8.
 
“Padahal beasiswa Bidik Misi hanya diberikan hingga di tahun keempat perkuliahan, jadi UKT di semester sembilan harus saya bayar sendiri. Alhamdulillah skripsi bisa saya rampungkan dalam waktu 4 bulan 10 hari dan segera ikut sidang pendadaran,” kenang Ervian.

Prestasi Ervian

Ervian juga mencetak banyak prestasi. Seperti Juara 2 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Komputer Tahun 2019 dan Finalis Duta Kampus Universitas Jember 2019.
 
Kemudian menerima Insentif Lomba Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Gagasan Futuristik Konstruktif Ditjen Dikti selama 2 tahun berturut-turut pada 2018 dan 2019. Juara Pertama Lomba IT Festival yang diselenggarakan Universitas Sumatra Utara, Juara 2 Lomba CODE yang diselenggarakan Amikom Yogyakarta, hingga Juara 2 pada ajang CBCC Business Plan Competition yang diselenggarakan Universitas Brawijaya.
 
 
Ervian menyebut tidak hanya membaca teori namun juga belajar dari pengalaman dengan mempraktikkan ilmu yang dipelajari. Hal ini terbukti saat Ervian bersama dua koleganya, Verdy Bangkit Yudho Negoro dan Miqdad Yanuar Farcha, sesama penerima beasiswa Bidik Misi mengembangkan aplikasi bernama SUKSES.IN.
 
Aplikasi SUKSES.IN. adalah aplikasi donasi daring (crowdfunding) yang bertujuan membantu anak-anak Indonesia kurang beruntung untuk mendapatkan pendidikan layak. Aplikasi SUKSES.IN. berusaha menyediakan dan menggalang bantuan dana bagi anak asuh, anak panti asuhan, dan anak-anak lain yang membutuhkan dengan bersandar pada prinsip Profesional, Transparan, Tepat Sasaran, dan Berkelanjutan.
 
Ervian dan kawan-kawan membangun fitur pemilihan pemberian donasi berdasarkan nilai dan prestasi masing-masing anak asuh, serta pihak donatur dapat memantau perkembangan anak asuhnya. Aplikasi SUKSES.IN. sempat menjadi finalis dalam ajang Start Up ICON Competition 2019 yang diselenggarakan Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
 
“Jadi, memang sejak awal mula, ide ini muncul karena kita bertiga ingin membuat produk atau aplikasi yang bisa berguna untuk membantu di bidang pendidikan dan bidang sosial. Selain itu, sebagai penerima beasiswa Bidik Misi kami bertiga juga berkeinginan untuk berkontribusi bagi pendidikan khususnya bagi anak-anak berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu," kata Ervian.

Beasiswa KIP-K

Ervian menyebut dia dan kedua temannya sudah merasakan program Bidik Misi yang saat ini menjadi KIP-K terbukti membantu meraih cita-cita.
 
"Contohnya yah saya sendiri, dari yang semula bekerja di kios foto copy dan tak pernah mengimpikan kuliah kini jadi sarjana ilmu komputer,” ujar Ervian yang berencana mendapatkan beasiswa LPDP guna melanjutkan ke jenjang S2.
 
Namun, masih ada yang disesali Ervian. “Salah satu penyesalan terbesar saya selama hidup adalah saya belum sempat menanyakan siapa nama Bapak pelanggan foto copy Syakira yang sudah memberikan dorongan kepada saya untuk kuliah dengan beasiswa Bidik Misi," tutur Ervian.
 
Saat itu, Ervian merasa tak sopan menanyakan hal-hal bersifat pribadi kepada si Bapak. Dia juga masih sering bermain ke tempat kerja dulu untuk mencari si Bapak.
 
"Tetapi sayangnya saya tak pernah lagi bertemu dengan beliau. Mungkin jika beliau bisa mendengar cerita saya ini, saya mau mengucapkan banyak terima kasih,” kata Ervian penuh haru.
 
Ervian menjadi salah satu contoh beasiswa Bidik Misi atau kini yang dikenal sebagai KIP-K bisa membantu meraih cita-cita banyak anak Indonesia. Bahkan, adik kandung Ervian juga menjadi mahasiswa penerima KIP-K di Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Jember di angkatan 2021.
 
“Jangan pernah menganggap biaya atau kemampuan ekonomi kita sebagai penghalang cita-cita kita untuk meraih pendidikan yang tinggi. Karena ketika niat kita baik, pasti akan selalu ada jalan untuk kita menggapainya. Teruslah semangat meraih apa yang kalian impikan,” pesan Ervian.
 
Baca: Jangan Sampai Terlewat, Catat Tanggal Daftar KIP Kuliah!
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan