UMB Intercultural Festival 2026. DOK UMB
UMB Intercultural Festival 2026. DOK UMB

Intercultural Festival UMB 2026: Kampus Jadi Ruang Diplomasi Mahasiswa 9 Negara

Renatha Swasty • 08 Juli 2026 18:34
Ringkasnya gini..
  • Universitas Mercu Buana menggelar Intercultural Festival 2026 sebagai ruang diplomasi budaya antarbangsa.
  • Acara diikuti mahasiswa dan diplomat dari 9 negara yang menampilkan seni, kuliner, serta busana tradisional.
  • Festival ini bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan global dan memperluas kolaborasi internasional UMB.
Jakarta: Universitas Mercu Buana (UMB) membuktikan kampus tidak lagi hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang diplomasi antarbangsa melalui Intercultural Festival 2026. Mahasiswa dari sembilan negara bersama para chargé d'affaires, atase pendidikan, dan perwakilan diplomatik negara sahabat hadir dalam acara itu. 
 
"Festival ini bukan sekadar perayaan budaya. Ini adalah pengingat bahwa meskipun kita berasal dari negara, bahasa, tradisi, dan latar belakang yang berbeda, kita dipersatukan oleh kemanusiaan dan semangat untuk saling belajar," kata Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Adriansyah, dalam keterangan tertulis dikutip Rabu, 8 Juli 2026.
 
Dia menekankan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu hidup dan bekerja dalam masyarakat global yang semakin terhubung.

"Pendidikan tinggi harus membekali mahasiswa dengan perspektif global, kompetensi lintas budaya, dan penghormatan terhadap keberagaman," ujar Andi. 
 
Andi mengatakan Intercultural Festival mencerminkan komitmen Universitas Mercu Buana membangun ekosistem pendidikan terbuka terhadap keberagaman. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi jembatan persahabatan, memperluas kolaborasi internasional, sekaligus mengikis berbagai prasangka yang masih muncul akibat perbedaan budaya.
 
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Mercu Buana, Irmulansati Tomohardjo, berharap Intercultural Festival tidak berhenti sebagai perayaan budaya semata. Melainkan menjadi awal lahirnya kolaborasi akademik, pertukaran budaya, dan jejaring internasional yang semakin luas.
  Festival yang diselenggarakan Biro Kerja Sama Universitas Mercu Buana itu menjadi ruang interaksi lintas budaya yang menampilkan kuliner, busana tradisional, seni pertunjukan, hingga permainan khas dari berbagai negara. Tahun ini, Intercultural Festival diikuti mahasiswa dari Indonesia, Yaman, Rwanda, Somalia, Filipina, Suriah, Rusia, Timor Leste, dan Pakistan. 
 
Setiap negara menghadirkan stan yang memperkenalkan identitas budayanya melalui makanan khas, minuman tradisional, pakaian nasional, hingga pertunjukan seni yang menarik perhatian pengunjung. 
 
Festival juga melibatkan berbagai organisasi mahasiswa, antara lain Unit Kegiatan Mahasiswa Jepang, UKM Korea Selatan, serta Unit Kewirausahaan Universitas Mercu Buana di bawah pembinaan inkubator bisnis kampus. Kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari berbagai negara.
 
Kehadiran para perwakilan diplomatik turut memperkuat pesan kampus dapat menjadi ruang diplomasi antarmasyarakat (people-to-people diplomacy). Istri Duta Besar Yaman, Knooz Saggaf Abdulrahman Al-Saggaf, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai wadah pertukaran budaya. 
 
"Dari event ini kita bisa berkenalan dengan macam-macam adat dan budaya negara lain. Terima kasih atas sambutan dan persiapan yang sangat luar biasa. Semoga setiap tahunnya acaranya semakin baik," ujar dia.
 
Intercultural Festival merupakan bagian dari strategi internasionalisasi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah mahasiswa asing, tetapi juga pada penciptaan lingkungan belajar yang menghargai keberagaman sebagai modal penting menghadapi tantangan global. 
 
Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir terbuka, serta membangun jejaring internasional yang akan menjadi bekal dalam dunia profesional melalui pengalaman lintas budaya tersebut.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA