Dalam konteks tersebut, Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Mercu Buana sebelumnya telah meraih status Accredited dari IABEE untuk disiplin Civil and Similarly Named Engineering Programs pada Maret 2024. Status tersebut kembali diperoleh pada tahun 2026, dengan sertifikat yang ditetapkan pada 31 Maret 2026 di Jakarta.
IABEE dikenal sebagai lembaga akreditasi independen yang menerapkan pendekatan outcome-based education (OBE), yakni sistem pendidikan yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan. Selain itu, keterkaitannya dengan kerangka internasional seperti Washington Accord membuat pengakuan terhadap lulusan menjadi lebih luas secara global.
Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Adriansyah menilai, sertifikasi IABEE memiliki nilai strategis bagi institusi pendidikan tinggi. “Di era globalisasi, pengakuan internasional menjadi kunci. Akreditasi IABEE memastikan bahwa lulusan kami memiliki kompetensi yang tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di tingkat global,” ujarnya dalam siaran persnya dikutip Minggu, 12 April 2026.
Ia menambahkan, pencapaian ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjaga kualitas pendidikan berbasis standar internasional sekaligus memperluas peluang karier lulusan.
Senada dengan itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana, Zulfa Fitri Ikatrinasari menekankan, urgensi sertifikasi IABEE tidak hanya terletak pada aspek pengakuan, tetapi juga pada proses peningkatan mutu berkelanjutan. “IABEE menuntut adanya continuous improvement. Artinya, program studi harus terus mengevaluasi dan menyempurnakan kurikulum, metode pembelajaran, serta keterlibatan industri agar tetap relevan,” katanya.
Menurutnya, akreditasi ini menjadi jaminan bahwa proses pendidikan telah dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan profesi teknik yang semakin kompleks.
Dengan diraihnya akreditasi tersebut, Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana tidak hanya memperoleh pengakuan formal, tetapi juga memperkuat posisinya dalam peta pendidikan teknik yang berorientasi global. Di sisi lain, lulusan diharapkan memperoleh nilai tambah berupa peningkatan kredibilitas dan peluang mobilitas karier lintas negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News