KPU Belum Menyurati OSO
Komisioner KPU Viryan Azis - Medcom.id/Dheri Agriesta.
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkeras Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang harus mundur dari partai politik agar bisa maju sebagai calon anggota DPD RI. Namun, KPU belum menyurati OSO. 

"Apakah KPU sudah mengirim surat kepada Pak OSO? Kan suratnya belum ada, masih dibahas," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Hotel Akmani, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis, 6 November 2018. 


Viryan tak mau memerinci status OSO sebagai calon anggota DPD. Sampai saat ini, KPU belum memutuskan nasib Ketua Umum Partai Hanura itu. 

"Statusnya baik-baik saja, (saya) mau RDP (Rapat Dengar Pendapat) dulu," kata dia sambil berlalu.

Kemarin, Ketua KPU Arief Budiman meminta OSO mundur sebagai pengurus Partai Hanura. Sehingga, OSO bisa maju sebagai calon anggota DPD RI. 

Baca juga: OSO Harus Tinggalkan Hanura Demi Maju di DPD

"Semoga (OSO) mau mengundurkan diri," kata Arief di Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018. 

Arief mengatakan KPU memutuskan tetap mengacu kepada putusan Mahkamah Konstitusi dalam kasus ini. KPU bakal memasukkan nama OSO dalam daftar calon tetap Pemilu 2019 jika Ketum Partai Hanura itu mengundurkan diri sebagai pengurus parpol. 

"Perintah PTUN kan hanya memasukkan (ke DCT) dan tidak ada perintah yang lain. Tapi kan kami diberi kesempatan untuk memutuskan (waktu untuk memasukkan ke DCT)," kata Arief. 

Baca juga: OSO Bantah Melawan Putusan MK

Arief tak memerinci tenggat waktu yang diberikan kepada OSO. Tenggat waktu itu akan disampaikan secara rinci dalam surat yang akan dikirimkan KPU nantinya. 

"Nanti segera," kata Arief.



(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id