Jusuf Kalla Minta Tim Kampanye Bumikan Jokowi
Ketua Dewan Pengarah TKN-KIK Jusuf Kalla dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri menghadiri rapat kerja nasional TKN-KIK. Foto: Ist
Jakarta: Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Jusuf Kalla membuka rapat kerja nasional TKN-KIK di Surabaya. Kalla meminta tim kampanye membumikan sosok Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
 
Kalla membagi pengalaman selama empat tahun memerintah bersama Jokowi. Jokowi, kata dia, merupakan sosok pemimpin yang sangat sederhana.
 
"Saya tahu betul cara memimpin beliau yang sederhana. Tapi lebih penting masyarakat yang mengetahui," kata Kalla saat membuka rakernas di The Empire Palace, Surabaya, Sabtu, 27 Oktober 2018.
 
Kalla mengutip pepatah tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Pria asal Makassar itu menyebut masyarakat tak bisa tiba-tiba mencintai sosok Jokowi.
 
Tim kampanye harus aktif mengenalkan sosok Jokowi-Ma'ruf kepada masyarakat. Sehingga mereka tergerak memilih pasangan calon nomor urut 01.  "Jadi harus diperkenalkan dengan betul," tegas Kalla.
 
Kalla mengatakan kampanye saat ini berbeda dengan dulu. Dulu, pengerahan massa jadi strategi kunci memenangkan satu pasangan calon.

Baca: Erick Thohir Konsultasi Soal Kampanye ke Bawaslu


Kini, kampanye tak hanya dilakukan secara door to door. Media sosial juga harus diperhatikan untuk menyasar pemilih muda yang aktif di dunia maya.
 
"Sekarang yang penting adalah debat (kandidat), medsos, dan door to door. Jadi dibutuhkan lebih banyak orang," kata dia.
 
Rapat kerja nasional ini diikuti tim kampanye nasional, tim kampanye daerah, dan para relawan seluruh Indonesia. Selain itu juga hadir Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, Ketua TKN-KIK Erick Thohir, Wakil Ketua TKN-KIK Moeldoko, Sekretaris TKN-KIK Hasto Kristiyanto, dan sembilan sekretaris jenderal partai pendukung Jokowi-Ma'ruf.



(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id