Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Guru Honorer Jadi Fokus Sandi

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019 Guru Honorer Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 27 Februari 2019 16:04
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno akan menitikberatkan permasalahan guru honorer pada debat ketiga, 17 Maret 2018. Salah satu programnya penyetaraan kesejahteraan guru honorer.
 
"Kita sudah komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru honorer yang sekarang memprihatinkan," kata Sandi di Posko Media Center Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Februari 2019.
 
Masalah guru honorer, diakui Sandi, selalu menjadi pekerjaan rumah di setiap era pemerintahan. Penyelesaian kesejahteraan guru honorer butuh komitmen dan kemauan politik dari pemerintah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, dia bilang, guru honorer tak kunjung mendapatkan kejelasan mengenai status mereka.
"Mereka ingin kejelasan setelah berpuluh-puluh tahun mengabdi tapi belum ada kejelasan. Sangat memprihatinkan," ucap dia.
 
Sandi juga melihat ada kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta di sejumlah daerah. Ini, kata dia, harus dikikis. Sandi menegaskan gap atau kesenjangan ini harus dihilangkan demi pemerataan kualitas pendidikan.
 
(Baca juga:Sandi Fokus Kembangkan Pendidikan Berbasis Karakter)
 
Eks wakil gubernur DKI Jakarta itu megundang sejumlah pihak untuk bertukar ide pikiran.
Khusus untuk bidang pendidikan, Sandi mengundang mentor tokoh pendidikan Taman Siswa Sri Edi Swasono.
 
Sri menyarankan untuk pemerataan harus ada kompensasi antara lembaga pendidikan swasta dan negeri."Tidak ada gap antara guru-guru dan kompensasi di sekolah negeri dan swasta ini harus jadi perhatian buat kita semua," kata dia.
 
Terkait pendidikan ini, BPN Prabowo-Sandi mengaku, pihaknya sudah menyiapkan program tandingan kartu sakti Joko Widodo. Ini bakal disampaikan dalam debat. Program itu fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang terintegrasi dengan pendidikan dan kesehatan.
 
"Kalau ingin membangun sumber daya manusia yang penting yaitu pendidikan agama, akhlak yang mulia, manusia yang berkarakter, yang berintegritas. Apa yang penting? Pengetahuan, pendidikan umum," jelas Juru Debat BPN Ahmad Riza Patria di Jakarta, Rabu, 27 Februari 2019.
 
Riza menyebut mencetak SDM unggul tidak cukup ditopang dengan pendidikan yang berkualitas. Perlu disokong dengan asupan kebutuhan gizi yang cukup kepada siswa-siswi yang dimulai sejak usia dini.
 
Debat ketiga bakal mempertemukan Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno. Keduanya akan beradu gagasan, visi-misi dan program di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan.

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif