Relawan Bravo-5. Foto: Istimewa
Relawan Bravo-5. Foto: Istimewa

Relawan Jokowi Diminta Kawal Penghitungan Suara

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Media Indonesia • 23 April 2019 23:03
Jakarta: Pendukung calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum Relawan Bravo-5, Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi meminta para relawan agar tidak khawatir terkait isu dan pernyataan yang berkembang akhir-akhir ini terkait Pemilihan Umum 2019. Menurutnya, Jokowi-Ma'ruf diambang kemenangan.
 
"Ada kegelisahan membolak-balikkan pemilu menang atau tidak. Seluruh lembaga survei menyatakan pasangan 01 unggul sekitar 10 persen dari pasangan 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno). Jika diotak-atik bagaimana pun, Jokowi-Ma'ruf tetap menang dengan selisih di angka tersebut," kata Fachrul saat membacakan maklumat atau instruksi langsung, di Markas Bravo-5, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 23 April 2019.
 
Kalau pun ada koreksi hasil KPU, Fachrul yakin selisihnya tak akan lebih dari satu persen dari hasil hitung cepat. Untuk itu, ia meminta para Relawan Bravo-5 tetap percaya pada hasil hitung cepat dan tetap mengawal penghitungan suara hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan secara resmi pada 22 Mei nanti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia meminta relawan untuk ikut meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan keunggulan perolehan suara pada semua tingkat, mulai dari kelurahan sampai provinsi. Fachrul pun meminta Relawan Bravo-5 tidak khawatir dengan isu server KPU diretas. Pasalnya, sistem server KPU memiliki pengamanan yang berlapis.
 
"Soal adanya isu kubu 02 akan mendorong people power untuk menekan KPU, kami minta Relawan Bravo-5 tidak takut dan tidak terpancing dengan isu tersebut," tutur Fachrul.
 
Fachrul meminta relawan, khususnya Pemuda Bravo-5, menahan diri sehingga tidak terjadi benturan sesama anak bangsa. "Ini saja maklumat dari Markas Pusat Bravo-5," kata dia.
 
Baca: Wapres Minta DPR Kaji Ulang Pemilu Serentak
 
Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan usai pemilu, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin disebut unggul dari pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Jokowi-Amin memperoleh rata-rata perolehan suara sebesar 54 persen.
 
Namun, kubu Prabowo enggan mengakui hasil hitung cepat yang disiarkan sejumlah media nasional. Prabowo mengklaim sebagai pemenang Pilpres 2019 berdasarkan penghitungan internal jajarannya. Relawan pun diminta mengawal suara di daerah.
 
Angka yang ditampilkan dalam hitung cepat sejatinya tak beda jauh dengan sistem informasi hasil hitung suara (situng) KPU. Per siang ini, Jokowi meraih 55,12 persen suara, sedangkan Prabowo 44,88 persen dalam sistem resmi dari KPU ini.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif