Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto. Foto: Medcom.id/Adin.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto. Foto: Medcom.id/Adin.

Tiga Kartu Sakti Jokowi Wujud Aspirasi Rakyat

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Arga sumantri • 27 Februari 2019 14:38
Jakarta: Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyebut program tiga kartu sakti Jokowi merupakan wujud aspirasi masyarakat. Tiga program itu diyakini mampu menjawab aspirasi rakyat untuk mendapat kehidupan lebih layak.
 
"Kartu program unggulan tersebut merupakan hasil daya cipta aspirasi rakyat itu sendiri," kata Hasto di Jakarta, Rabu, 27 Februari 2019.
 
Hasto mengatakan, selama Jokowi menemui rakyat, banyak masukan datang ke pemerintah. Kehadiran tiga 'kartu sakti' baru ini juga diluncurkan sebagai wujud kehadiran negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seluruh kartu program unggulan tersebut hasil dari dambaan rakyat yang dijawab dengan baik oleh Presiden Jokowi. Di sinilah negara hadir, agar rakyat berperikehidupan yang layak," papar Sekjen PDI Perjuangan itu.
 
Menurut Hasto, tiga kartu tambahan tersebut juga hadir sebagai tanggung jawab negara dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tiga kartu ini juga jadi simbol komitmen Jokowi mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di masa mendatang.
 
"Sembako, pendidikan hingga kuliah, kesehatan, kesejahteraan ibu-ibu rumah tangga, stabilitas harga pangan melalui kartu sembako, hingga pekerjaan yang layak, dijamin oleh Jokowi, dan negara benar-benar hadir," ungkapnya.
 
Hasto mengatakan, program serupa sulit ditemukan di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebab, kata Hasto, program oposan hanya bernuansa retoris dan tidak konkret. Situasi ini diyakini akibat minimnya pengalaman di pemerintahan.
 
Baca: Tiga 'Kartu Sakti' Jokowi Diyakini Berguna untuk Milenial
 
Program Prabowo-Sandi yang cenderung mengambang, kata dia, juga tidak terlepas dari tim kampanyenya. Hasto bilang, sosok seperti Amien Rais, Fadli Zon, Neno Warisman, Sudirman Said, hingga Tommy Soeharto praktis tidak memiliki pengalaman selengkap Jokowi.
 
Bagi Hasto, ada perbedaan simbol kepemimpinan antara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi. "Pendeknya Jokowi-Kiai Maruf Amin yang berasal dari rakyat, melahirkan kebijakan yang lebih membumi dibandingkan Prabowo-Sandi," ujarnya.
 
Hasto pun menginstruksikan seluruh anggota dan struktur partainya bergerak mengampanyekan program tiga kartu sakti yang baru. Seruan serupa diberikan kepada seluruh caleg, kepala dan wakil kepala daerah, untuk mensosialisasikan program unggulan Jokowi-Ma'ruf Amin. "Yang 02 biarlah beretorika, dan 01 urusan kerja dan doa," pungkasnya.
 
Capres nomor urut 01 Jokowi meluncurkan program tiga kartu yang baru, yakni Kartu Sembako, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Kartu Pra Kerja. Tiga kartu ini diumumkan Jokowi saat konvensi rakyat di Sentul, Jawa Barat, Minggu, 24 Februari 2019.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif