Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Survei: Prabowo-Sandi Belum Berpengalaman

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Candra Yuri Nuralam • 25 Maret 2019 14:17
Jakarta: Masyarakat Indonesia menginginkan pemimpin berpengalaman. Berdasarkan survei Charta Politika, indikator itu tidak bisa ditemukan pada pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"Ketika ditanya kepada pemilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin, alasan tidak memilih Prabowo-Sandi paling besar adalah belum berpengalaman. Itu sebanyak 16,4 persen," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 25 Maret 2019.
 
Baca: TKN: Survei Litbang Kompas Peluang Jokowi Menang Lebih Besar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 15 persen responden menganggap Prabowo-Sandi terlalu berambisi berkuasa. Sikap keduanya pun disebut tak disukai masyarakat.
 
"Sebanyak 6,2 persen mengatakan Prabowo-Sandi menggunakan segala cara untuk menang dan 7,6 persen menyebut lantaran banyaknya menyebar hoaks," ujar Yunarto.
 
Berdasarkan hasil survei, terang Yunato, 10 persen responden tak mengetahu program kerja Prabowo-Sandi. Sedangkan 4,2 persen tak menyukai program kerja keduanya.
 
"Dan 6 persen masyarakat mengatakan berbeda antara ucapan dengan perbuatan," tutur dia.
 
Berdasarkan hasil jajak pendapat Charta Politika, masyarakat juga tidak memercayai Prabowo-Sandi karena faktor lain. Sebanyak 1,7 persen masyarakat tidak suka dengan partai pendukungnya dan 1,5 persen menyebut kubu 02 itu memecah belah umat islam. Sedangkan 0,9 persen menyebut alasan lain.
 
Baca: Rakyat Puas dengan Kinerja Jokowi
 
Perbedaan alasan tidak memilih Prabowo-Sandi sangat berbeda dengan tidak memilih Jokowi-Ma'ruf. Tak ada masyarakat beralasan Jokowi-Ma'ruf tak berpengalaman.
 
Masyarakat yang tidak memilih Jokowi-Ma'ruf tertinggi karena berbedanya antara ucapan dengan perbuatan sebanyak 16,5 persen dan tidak menepati janji sebanyak 14,0 persen. Sedangkan yang paling rendah ialah banyaknya menyebar berita hoaks sebanyak 0,4 persen.
 
Survei nasional preferensi politik masyarakat dilaksanakan pada 1-9 Maret 2019. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.
 
Survei melibatkan 2 ribu responden di 34 provinsi. Survei menggunakan metode acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif