Jakarta: Dalam beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo kerap berpidato berapi-api saat kunjungan kerja ke daerah maupun saat kampanye. Sikap Jokowi itu lantaran ia gerah dengan berita-berita hoaks yang dialamatkan kepadanya.
"Ini bukan sebagai strategi. Ini adalah sebagai bentuk klarifikasi kepada publik karena selama ini Pak Jokowi selalu diserang dengan berbagai isu hoaks," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 4 Februari 2019.
Ace menyebut isu hoaks yang dialamatkan kepada Jokowi perlu diklarifikasi langsung. Jangan sampai hoaks-hoaks yang terus dilancarkan kadung dipercaya publik. Seperti pihak yang menuding dirinya antek asing.
"Kenapa Jokowi ingin mengklarifikasi? Jika hal tersebut terus-menerus dilakukan maka itu akan menimbulkan kebenaran buat masyarakat dan ini berbahaya Karena bagaimanapun kita tahu bahwa selama 4 tahun setengah ini Pak Jokowi sudah melakukan hal yang terbaik buat rakyat," jelas Ace.
(Baca juga:
Jokowi Kenyang Diserang Kampanye Hitam)
Sikap keras Jokowi ditunjukan saat berpidato di hadapan para relawan pengusaha mebel di Jawa Tengah, calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyindir para pihak yang kerap menuding dirinya antek asing. Jokowi membalikan justru yang menudingnya itu menggunakan konsultan politik dari luar negeri.
"Konsultannya konsultan asing. Terus yang antek asing siapa?" kata Jokowi di hadapan relawan Sedulur Kayu dan Mebel di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu, 3 Februari 2019.
Jokowi tak menyebut secara gamblang pihak yang memakai konsultan politik asing. Mantan Gubernur DKI itu hanya menyebut konsultan asing tersebut menggunakan teori propaganda Rusia.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/GNl274Xk" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((REN))