Anggota kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Teuku Nasrullah - Foto: Metro TV.
Anggota kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Teuku Nasrullah - Foto: Metro TV.

Kubu Prabowo Sebut Kutip Pernyataan Yusril Hal Biasa

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Fachri Audhia Hafiez • 14 Juni 2019 13:45
Jakarta: Anggota kuasa hukum capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Teuku Nasrullah menganggap mengutip pernyataan pakar hukum tata negara merupakan hal bisa. Pokok permohonan kubu Prabowo memang mengutip pernyataan Ketua Tim Kuasa Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra.
 
"Ketika kami kutip Pak Yusril bukan karena Pak Yusril kuasa hukum 01 tapi beliau ahli hukum tata negara," kata Teuku Nasrullah di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Juni 2019.
 
Nasrullah mengatakan pihaknya sengaja mencantumkan pernyataan Yusril agar menjadi pertimbangan hakim MK. Kutipan Yusril dinilai bertujuan menguatkan permohonan pihaknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia tak mempermasalahkan Yusril menganggap pernyataan itu tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini. Pihaknya melihat kutipan Yusril merupakan pesan untuk MK supaya menjalankan tugas dan memutus perkara dengan baik.
 
(Baca juga:Kubu Prabowo Kutip Pernyataan Yusril saat Gugatan Pilpres 2014)
 
"Boleh saja beliau berdalih seperti itu bahwa omongannya enggak relevan lagi, beliau kan sebenarnya menginginkan MK harusnya seperti itu kan," ujar Nasrullah.
 
Kutipan Yusril dituangkan dalam berkas permohonan kubu 02 dalam sengketa PHPU Pilpres 2019. Kutipan itu diucapkan Yusril saat menjadi kuasa hukum untuk pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto–Hatta Rajasa selaku pemohon dalam PHPU pada 2014.
 
"Profesor Yusril menegaskan, pada hemat saya, setelah lebih satu dekade keberadaan MK, sudah saatnya pembentukundang-undang atau malah MK sendiri dalam menjalankan kewenangannya untuk melangkah ke arah yang lebih substansial dalam memeriksa, mengadili, dan memutus sengketa pemilihan umum, khususnya dalam hal ini perselisihan pemilihan capres-cawapres," kata Nasrullah mengutip pernyatyaan Yusril saat membacakan pokok permohonan.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif