Gerindra Bantah Ada Kesepakatan Khusus dengan PKS Soal Cawapres

Whisnu Mardiansyah 01 Agustus 2018 18:30 WIB
pilpres 2019
Gerindra Bantah Ada Kesepakatan Khusus dengan PKS Soal Cawapres
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria - MI/M Irfan.
Jakarta: Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membantah partainya telah menjalin kesepakatan khusus dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) soal posisi calon wakil presiden (cawapres). Posisi cawapres masih dalam pembahasan bersama partai koalisi lainnya. 

"Belum sampai pada kesepakatan siapa yang menjadi cawapres," kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Agustus 2018. 


Sejauh ini Partai Gerindra menghormati rekomendasi ijtima ulama yang merekomendasikan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. Nmaun, rekomendasi tersebut belum keputusan final. 

"Tapi di luar nama-nama lain dari PKS ada sembilan nama mengerucut satu nama," kata dia. 

Penggodokan nama cawapres untuk Prabowo mempertimbangkan banyak nama. Salah satunya, nama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan nama dari Partai Demokrat. 

Baca juga: PKS Ancam Abstain di Pilpres 2019

"Di Demokrat ada banyak nama, beberapa nama sudah di itu kan, ada satu nama AHY (Agus Harimurti Yudhoyono, red)," beber dia. 

Sebelumnya, Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Alynuddin mengklaim telah ada kesepakatan antara PKS dan Gerindra. Kedua partai sepakat mengusung Prabowo Subianto dan Salim Segaf Al-Jufri sebagai capres dan cawapres. 

"Bahwa presiden itu dari Gerindra yaitu Pak prabowo, dan wakil dari PKS. Berdasarkan itu maka, penambahan anggota koalisi baik itu Demokrat atau PAN kalau itu benar masuk, itu harus memerhatikan aspek itu," tegas Suhud. 

(Baca juga: PKS Minta PAN dan Demokrat Mengalah)
 



(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id