Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Komisioner KPU Viryan Azis. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

KPU Minta Putusan MK Tak Didramatisasi

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Faisal Abdalla • 25 Juni 2019 09:43
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap menerima apa pun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) Pilpres 2019. KPU meminta putusan MK tak didramatisasi.
 
"Iya jangan didramatisir. Mari kita terima putusan ini karena yang menentukan adalah MK, lembaga yang memang konstitusional dan satu-satunya yang bisa memutuskan hal tersebut," kata Komisioner KPU Viryan Azis di Gedung KPU, Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.
 
Viryan mengatakan KPU tak pernah mendramatisasi persidangan PHPU. Sebaliknya, KPU hanya fokus pada substansi persoalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia juga meminta semua pihak yang ingin mengetahui persoalan sebenarnya dalam sidang PHPU, termasuk pendukung paslon, untuk mencermati proses persidangan. Seluruh risalah sidang dapat diunduh di laman resmi MK.
 
"Agar tidak penuh dengan prasangka, semua permohonan, jawaban KPU, dan jawaban Bawaslu kan sudah ada di laman MK. Bagi masyarakat, terlebih yang militan, untuk mengetahui duduk masalah sebenarnya ya silakan unduh, lihat dokumen itu, serta menonton lagi sidang MK," ujar Viryan.
 
Dia menegaskan KPU sudah siap mendengarkan putusan MK. KPU akan menerima dan menjalankan apa pun putusan MK, termasuk apabila Mahkamah mengabulkan gugatan kubu paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
"KPU insyallah akan siap melaksanakan putusan itu. Apa pun putusan Mahkamah. KPU tidak punya rekam jejak tidak melaksanakan putusan MK," tegas Viryan.
 
Pembacaan putusan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 dipercepat. MK menjadwalkan pembacaan putusan pada Kamis, 27 Juni 2019 mulai pukul 12.30 WIB.
 
MK juga telah melayangkan surat pemberitahuan pengajuan jadwal sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019. Surat diberikan kepada peserta sidang.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif