Ketua MK Anwar Usman (tengah) bersama dengan hakim MK I Dewa Gede Palguna (kanan) dan Hakim MK Aswanto (kiri) memimpin sidang PHPU legislatif. Foto: MI/Pius Erlangga.
Ketua MK Anwar Usman (tengah) bersama dengan hakim MK I Dewa Gede Palguna (kanan) dan Hakim MK Aswanto (kiri) memimpin sidang PHPU legislatif. Foto: MI/Pius Erlangga.

Revisi Suara Belum Tentu Ubah Perolehan Kursi

Pemilu Sidang Sengketa Hasil Pileg 2019
Candra Yuri Nuralam • 09 Agustus 2019 09:44
Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan calon legislatif (caleg) yang suaranya direvisi usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) belum tentu mendapatkan kursi. Proses ini belum pasti mengubah posisi pemenang.
 
"Seperti pengalaman di Provinsi Kepulauan Riau kalau kita simulasikan kan belum tentu berpengaruh terhadap kursi," kata Ilham di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Agustus 2019.
 
Menurut dia, MK hanya melakukan tugasnya dalam pengabulan revisi suara jika sesuai dengan perundang-undangan. "MK menempatkan suara yang sebenarnya begini menurut bukti yang disampaikan oleh termohon, pemohon, dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)," ujar Ilham.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, MK mengabulkan permohonan caleg DPRD Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat 6, Hendri Makaluas. Suara Hendri direvisi.
 
Baca: KPU Siap Hitung Ulang Suara
 
"Menyatakan Hendri Makaluas caleg DPRD Kalbar 6 Partai Gerindra nomor urut 1 adalah 5.384 suara," kata Ketua MK Anwar Usman saat membacakan putusan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) legislatif, Kamis, 8 Agustus 2019.
 
Hasil rekapitulasi KPU menetapkan suara Hendri 5.325. Dalam gugatannya, Hendri mengeklaim suara yang sebenarnya 5.386. Dia mengaku kehilangan 61 suara. Dalam putusan, majelis hakim mengabulkan tambahan 59 suara untuk Hendri menjadi 5.384.

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif