Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)

Bawaslu Apresiasi Pengamanan TNI-Polri

Pemilu pemilu serentak 2019 Demo Massa Penolak Pemilu
Candra Yuri Nuralam • 28 Mei 2019 13:12
Jakarta: Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) mengapresiasi pengamanan yang dilakukan TNI-Polri selama proses pemilu. Khusunya, saat menangani ratusan pedemo yang keberatan dengan hasil Pemilu Serentak 2019.
 
"Kami ucapkan terima kasih kepada polisi dan TNI yang sudah melakukan pengamanan. Juga kepada para pedemo karena sudah tertib, tenang, dan sesuai aturan," kata anggota Bawaslu Fritz Edward di Gedung Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Mei 2019.
 
Fritz pun mengimbau masyarakat mempercayakan proses gugatan hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Termasuk menerima putusan yang nantinya akan diberikan oleh Majelis Hakim Konstitusi dengan legawa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perbedaan pendapat ini agaknya diselesaikan melalui jalur konstitusional karena syarat sahnya dengan dibawa kasusnya ke MK," ujar Fritz.
 
Baca juga:Kelompok Sakit Hati Diduga Otak Rencana Pembunuhan Tokoh Nasional
 
Jika putusan MK masih mengecewakan Fritz meminta masyarakat untuk tidak membuat kericuhan hanya karena emosi. Aksi protes semestinya dilakukan secara tertib.
 
"Demonstrasi dengan baik dan tenang sesuai aturan. Dengan membawa ke jalur konstitusi masyarakat bisa melihat bagaimana proses hukum yang ada di MK," tutur Fritz.
 
Apresiasi pengamanan TNI-Polri tak hanya diberikan oleh Bawaslu. Puluhan orang dari 20 universitas di Jabodetabek yang mengatasnamakan diri dengan Generasi Satu Indonesia memberikan bunga kepada TNI-Polri yang berjaga di depan kantor Bawaslu.
 
"Bunga ini sebagai apresiasi, tanda terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah bekerja keras mengawal pemilu yang menurut kami telah berjalan dengan baik," kata Ketua Generasi Satu Indonesia Ginka Febrianti di depan Gedung Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Mei 2019.
 
Baca juga:Presiden Disebut Menjadi Target Utama Pembunuhan
 
Pada Senin, 27 Mei 2019, kepolisian membuka kembali jalan di depan Bawaslu lantaran kondisi keamanan di Ibu Kota berangsur membaik. Kapolsek Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengungkapkan pihak Kepolisian bersama Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan instansi terkait tengah membongkar pembatas jalan yang sebelumnya digunakan untuk penutupan jalan.
 
"Proses ini berjalan bersamaan baik yang ada di Bawaslu, KPU, Istana Negara, dan di depan MK ataupun (gedung) Sapta Pesona, semua berrier baik dari beton maupun barrier yang kawat, semua dibuka," ujar Harry di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin, 27 Mei 2019.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif