Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Tantangan Menuju 24 Hari Pemungutan Suara

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Siti Yona Hukmana • 24 Maret 2019 17:31
Jakarta: Pemilu 2019 tinggal 24 hari lagi tepatnya pada Rabu, 17 April 2019. Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai banyak tantangan yang dihadapi menjelang pemungutan suara tersebut.
 
"Pertama, munculnya pragmatisme untuk menang, kampanye yang pragmatis mengedepankan citra dan simbol. Akhirnya, politik gagasan jadu tambah jauh. Tantangan 24 hari ini fokus pada gagasan dan program," kata Titi di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 24 Maret 2019.
 
Titi melanjutkan, tantangan kedua yang dihadapi yakni potensi menguatnya penyebaran fitnah dan hoaks. Titi menilai, penyebaran fitnah dan hoaks itu berpotensi meningkat di masa kampanye rapat umum dan masa tenang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini kesempatan terakhir untuk membangun afeksi dukungan pemilih. Ini menyasar peserta dan penyelenggara, karena ini soal kontestasi yang semakin sempit," ujar Titi.
 
Baca: Hoaks Bukti Kegagalan Pendidikan Politik
 
Tantangan selanjutnya, yakni pragmatisme mengambil jalan pintas. Titi meyakini, saat mengambil jalan pintas ini lah sangat besar peluang untuk melakukan politik uang.
 
"Di situlah muncul politik uang, menyuap pemilih, orang dalam jumlah besar berkumpul dalam titik-titik tertentu," tutur Titi lagi.
 
Kemudian menurut Titi, tantangan lain adalah potensi munculnya kekerasan dalam pemilu. Kekerasan itu ada tiga, kekerasan fisik atau luka, serangan milik negara atau pribadi dan ancaman untuk melakukan kekerasan dan penyerangan terhadap fasilitas properti.
 
"Empat hal ini menjadi tantangan kita di sisa 24 hari menuju pemungutan suara dan 21 hari kampanye, tiga hari masa tenang," pungkas Titi.
 
Seperti diketahui, penyelenggaraan Pemilu 2019 telah memasuki fase kampanye terbuka. Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin mengadakan kampanye di Serang, Banten. Sementara pasangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkampanye di Makassar, Sulawesi Selatan.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif