Ketua Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Taufik Basari - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Ketua Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Taufik Basari - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

NasDem Siap Patahkan Tudingan PKS

Pemilu Sidang Sengketa Hasil Pileg 2019
Kautsar Widya Prabowo • 12 Juli 2019 15:31
Jakarta: Ketua Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai NasDem Taufik Basari menyebut pihaknya siap mementahkan gugatan yang dilayangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai NasDem dituding mencuri suara PKS di dapil Sumatera Selatan II.
 
"Kita siapkan tentunya dokumen-dokumen pemilihan mulai dari formulir C1, DA1, DB1 dan DC1," ujar Tobas saapan karib Taufik, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Tobas mengungkapkan dokumen formulir itu meliputi hasil perolehan suara tingkat kecamatan, kabupaten kota, dan provinsi. Dia meyakini data yang dimiliki Partai NasDem berasal dari data-data yang valid.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kita ingin menunjukkan bahwa data yang kita miliki adalah data yang valid, data yang benar, dan dapat disandingkan dengan data-data dimiliki oleh PKS," tandas dia.
 
Dalam sidang pendahuluan hari ini, PKS menggugat KPU dalam perebutan kursi di Senayan. PKS menuding Partai NasDem mendapat suara tak sah.
 
(Baca juga:PDIP Gugat Penambahan Suara Golkar di Sumsel)
 
Pengacara PKS, Zainudin Paru menyebut, suara NasDem bertambah 11.696 suara. Ini berimbas pada perolehan kursi DPR untuk PKS dari dapil Sumsel II.
 
"Bahwa, KPU telah menetapkan perolehan suara Partai NasDem bertambah sebanyak 11.696 suara yang berpengaruh pada perolehan kursi pemohon (PKS) untuk DPR dari daerah pemilihan Sumatera Selatan ll," ujar Zainudin dalam sidang PHPU legislatif di gedung MK, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Dia mengatakan, penambahan suara ini dibuktikan dalam proses verifikasi yang menyandingkan DB1-DPR dengan C1 dan DA1 di Kabupaten Empat Lawang, Kecamatan Pendopo, Muara Pinang, Tebing Tinggi dan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang.
 
"Bahwa pada sertifikat model DC1-DPR Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan diketahui adanya penambahan suara Partai NasDem secara tidak sah dan melawan hukum," tutur Zainudin.
 
Menurutnya, dengan penambahan suara NasDem sebanyak 11.696 suara tersebut, menyebabkan PKS tak dapat memperoleh kursi DPR. Dia meyakini, suara PKS melebihi perolehan suara NasDem.

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif