Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno selesai gunakan hak suaranya di TPS. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno selesai gunakan hak suaranya di TPS. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Sandi Yakin Loyalitas Demokrat

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 29 April 2019 03:53
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno tak ambil pusing soal rumor hengkangnya Partai Demokrat dari barisan koalisi pendukung Prabowo-Sandi. Sandi yakin Partai Demokrat masih loyal mendukung pasangan 02.
 
"Saya yakin koalisi kami Indonesia adil makmur solid dan tentunya para politisi dalam berkoordinasi silakan silakan saja, tapi koalisi kami solid," kata Sandi di Jakarta, Minggu 28 April 2019.
 
Sandi mengatakan komunikasinya dengan jajaran petinggi partai berlambang mercy itu masih terjalin erat. Dalam setiap rapat koalisi 02, Partai Demokrat tak pernah absen untuk hadir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pak Hinca (Sekjen Demokrat) yang selalu rutin memberikan update kepada saya," ujar Sandi.
 
Ditambah kata Sandi, ia memiliki kedekatan khusus dengan Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sandi meminta isu hengkangnya Partai Demokrat tak perlu dibahas lebih lanjut.
 
"Saya selalu berkontak dengan Mas AHY.
Wa-wa an lah biasa itu sesama anak Jaksel," ujarnya.
 
Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyebut wacana bergabungnya Partai Demokrat ke dalam koalisi Indonesia Kerja sebagai hal yang wajar. Komunikasi Jokowi dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun cukup baik.
 
(Baca: TKN Buka Komunikasi ke Parpol Pendukung Prabowo-Sandi)
 
Namun, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding tak mau berbicara lebih jauh soal kemungkinan berlabuhnya partai belambang Mercy itu ke kubu Jokowi-Ma'ruf. Apalagi, KPU belum secara resmi mengumumkan pemenang Pilpres 2019, dan Demokrat masih bagian dari koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 
Kami kira masih terlalu dini membicarakan bergabungnya Koalisi Pendukung 02 ke 01 mengingat Presiden Jokowi belum dilantik kembali sebagai Presiden," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu, 27 April 2019.
 
Karding pun meminta para elite politik tetap memberikan kesejukan di tengah menghangatnya suasana perpolitikan Tanah Air. Jokowi, lanjut dia, bahkan menyambut baik komunikasi dan silaturahmi yang dilakukan elite politik pasca Pemilu 2019.
 
"Kami dari TKN juga mengajak kepada seluruh elite partai untuk menciptakan suasana sejuk dengan mengedepankan persatuan bangsa dan tidak menciptakan narasi provokatif di masyarakat," ujar Karding.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif