Jakarta: Ketua Majelis Dewan Pembina Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Akbar Tandjung mengklarifikasi beredarnya pamflet deklarasi dukungan KAHMI dan HMI kepada calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo. Pamflet itu dianggap palsu.
"Bahwa
flyer dengan tulisan tersebut dapat dipastikan tidak benar dan bukan
flyer resmi yang berasal dari kami atau hoaks," kata Akbar dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa, 5 Februari 2019.
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar itu menyayangkan beredarnya pamflet tak resmi itu. Dia mengatakan pamflet itu telah menyesatkan informasi dan berpotensi memicu kegaduhan di lingkungan KAHMI serta HMI.
Baca: Jokowi Gerah Kerap Diserang Isu Hoaks
Menurut dia, KAHMI dan HMI hanya diundang dalam peringatan 72 tahun HMI dan syukuran Lafran Pane menjadi pahlawan nasional. Acara yang digelar di kediaman Akbar Tandjung, Jalan Purnawarman No 18, Jakarta Selatan, pukul 19.00 WIB itu rencananya dihadiri Jokowi.
Pamflet deklarasi dukungan KAHMI dan HMI yang beredar di media sosial. Foto: Istimewa.
Sementara itu, dalam pamflet yang beredar, acara di rumah Akbar dituliskan deklarasi dukungan KAHMI dan HMI. Dalam selebaran yang beredar di media sosial itu, wajah Jokowi dan Akbar Tandjung dengan latar lambang HMI terpampang.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/8N0M20Ob" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((OGI))