Ketua tim kuasa hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Ketua tim kuasa hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Yusril Hakulyakin Permohonan Prabowo Kandas di MK

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Fachri Audhia Hafiez • 27 Juni 2019 17:17
Jakarta: Ketua tim kuasa hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, yakin majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasalnya, dalil permohonan yang dibacakan majelis hakim sebagian besar ditolak.
 
"Saya kira putusan nanti menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Yusril di sela persidangan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Juni 2019.
 
Salah satu yang disoroti ialah ditolaknya dalil mengenai pelanggaran pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Tudingan ketidaknetralan TNI-Polri juga dibantah hakim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya kira enggak akan lama lagi ini, satu jam lagi dibacakan selesai," ujar Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) itu.
 
Yusril mengaku santai dengan putusan kali ini. Ia menegaskan tak merecoki pihak pemohon dan memberikan keleluasaan bagi kubu Prabowo untuk membuktikan pelanggaran pemilu.
 
Baca: KPU Langsung Rapat Pleno Usai Putusan MK
 
"Dari semua bukti-bukti yang dikemukakan sampai sejauh ini belum satu pun bukti tersebut yang dapat membuktikan adanya pelanggaran terstruktur sistematis dan masif serta membuktikan adanya kecurangan yang terjadi," ujar Yusril.
 
Pakar hukum tata negara itu mengatakan bila terjadi kemungkinan terburuk dari putusan hakim MK untuk kubu pemohon, semua pihak diminta menghormati keputusan itu. Mereka diminta tak menuding MK bertindak tidak benar.
 
"Jangan lagi di tuduh-tuduh bahwa konstitusi ini tidak benar, tidak adil, tidak serius, tidak independen. Kita sudah berikan kesempatan untuk membuktikan tuduhannya di MK," ucap Yusril.
 
Saksikan Pengucapan Putusan Sengketa Hasil Pilpres 2019, LIVE melalui:
 
www.medcom.id
YouTube Medcom ID: https://bit.ly/2YiKC4G
Facebook Medcom ID: https://bit.ly/2KFgXzt
 
www.medcom.id/live
YouTube Metrotvnews: https://bit.ly/2IPu3YR
Facebook Metro TV: https://bit.ly/2FvGreD
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif