Dr. Heru Widodo (kanan) memberikan keterangan pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat 21 Juni 2019. Foto:MI/ Pius
Dr. Heru Widodo (kanan) memberikan keterangan pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat 21 Juni 2019. Foto:MI/ Pius

Saksi Ahli Kubu Jokowi Bantah Sebagai Kader Parpol

Pemilu gugatan ke mk Sidang Sengketa Pilpres 2019
Fachri Audhia Hafiez • 22 Juni 2019 08:16
Jakarta: Saksi ahli hukum yang dihadirkan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Heru Widodo membantah sebagai kader Partai Golkar. Ia mengaku hanya pernah menduduki jabatan di Mahkamah Partai Golkar beberapa tahun lalu.
 
Awalnya Ketua Tim Hukum capres-cawapres nomor urut 02, Bambang Widjojanto mengajukan interupsi sebelum Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menutup persidangan. BW mengajukan pertanyaan klarifikasi ke Heru.
 
"Satu pertanyaan, apakah Mas Heru merupakan anggota Golkar?," tanya BW di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelum menjawab pertanyaan Bambang, Heru meminta izin majelis untuk menjawab. Heru mengakui ia pernah menduduki jabatan di Partai Golkar.
 
"Bukan (anggota Golkar saat ini). Hanya pernah menjadi hakim mahkamah partai selama periode satu tahun," ujar Heru.
 
Informasi yang dihimpun Medcom.id, Heru dilantik menjadi anggota hakim Mahkamah Partai Golkar. Heru bersama enam orang lainnya dilantik sebagai hakim Mahkamah Partai Golkar pada 12 Oktober 2016 oleh Ketua Umum Partai Golkar kala itu, Setya Novanto.
 
Adapun ketujuh hakim Mahkamah Partai Golkar yang dilantik tersebut, Kahar Muzakir, Rudy Alfonso, Edison Betaubun, Adies Kadir, Samsul Huda, Heru Widodo dan Christina Aryani.
 

(WHS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif