Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate - Medcom.id/Arga Sumantri.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate - Medcom.id/Arga Sumantri.

Tak Ada Tim Transisi Membentuk Kabinet Baru Jokowi

Pemilu pilpres 2019
M Sholahadhin Azhar • 01 Juli 2019 11:58
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate, menyebut pembentukan kabinet di periode kedua Jokowi tak seperti di periode pertama. Johnny memastikan tak ada tim transisi yang merumuskan pembantu presiden.
 
"Tidak perlu tim transisi, Pak Jokowi sudah punya kabinet yang masih berlaku sekarang. Koalisinya juga solid, komunikasi lebih lancar dan lebih cair," ujar Johnny saat dihubungi Medcom.id, Senin, 1 Juli 2019.
 
Menukil pernyataan Jokowi, Johnny memastikan tak ada beban petahana di periode kedua. Artinya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan fokus dalam menyusun kabinet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasalnya, kata Johnny, ada hal yang perlu dirumuskan untuk kabinet kerja jilid dua. Terutama terkait penambahan fokus visi dan misi peningkatan sumber daya manusia.
 
"Apakah dalam struktur itu perlu ada leading sektor? Mana yang membawahkan itu, nanti harus didalami," imbuh Johnny.
 
(Baca juga:PDIP: Pemilihan Menteri di Tangan Jokowi)
 
Saat ini, kata dia, hal itu tengah disusun dan disiapkan. Sembari penyusunan itu, Johnny menyebut partainya percaya Jokowi akan menjaga soliditas koalisi.
 
Imbal baliknya, partai di koalisi akan terus menjaga pemerintahan berjalan dengan baik lima tahun ke depan. Politikus NasDem itu tak ingin berkomentar soal jatah menteri atau bagi-bagi kursi. Mengingat hal tersebut murni hak prerogratif presiden.
 
"Kalau nanti dalam penyusunannya Pak Jokowi kemudian berbicara dengan ketua umum parpol, itu adalah hal lumrah dan normal. Pimpinan parpol Koalisi Indonesia Kerja ya," sebut Johnny.
 
Dia mengatakan Jokowi akan menjaga koalisi dan penyusunan kabinet berdasarkan masukan dari anggota Koalisi Indonesia Kerja. Bukan kabinet bongkar pasang dan sebagainya.
 
"Kan bukan koalisi bongkar pasang. Kita punya pengalaman juga dengan anggota koalisi yang masuk keluar," ucap Johnny.
 
(Baca juga:Yusril Enggan jadi Menteri Jokowi)
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif