Ilustrasi--Warga Negara Indonesia menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) KBRI Moscow, Rusia. (Foto: ANTARA/Hendra Nurdiansyah)
Ilustrasi--Warga Negara Indonesia menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) KBRI Moscow, Rusia. (Foto: ANTARA/Hendra Nurdiansyah)

TPS Rawan Konflik Diberi Perhatian Khusus

Pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Ilham Pratama Putra • 16 April 2019 12:50
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mencatat sebanyak 8.204 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah ibu kota masuk kategori rawan. Lokasi-lokasi TPS tersebut akan diawasi dengan ketat.
 
"Mulai 14 April kita patroli pengawasan di lokasi TPS rawan. (Pengawasan) mulai setelah isya, kira-kira pukul 19.30 WIB hingga subuh," kata Komisioner Bawaslu DKI Jakarta, Puadi saat dihubungi Medcom.id, Selasa 16 April 2019.
 
Dia menjelaskan TPS dikatakan rawan jika memenuhi empat indikator. Di antaranya, ada potensi kecurangan penggunaan hak pilih atau hilangnya hak pilih, terdapat kampanye yang tidak sesuai aturan, netralitas petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta pemungutan suara berada di dekat posko atau rumah tim kampanye peserta Pemilu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Panwaslu Jakut Pusatkan Pengawasan di Rusun dan Apartemen
 
Pihaknya akan fokus patroli di wilayah Jakarta Barat. Dalam catatan Bawaslu DKI, TPS di Jakarta Barat merupakan TPS dengan tingkat kerawanan tertinggi di wilayah ibu kota.
 
"Untuk Bawaslu DKI hanya Jakarta Barat, karena paling rawan. Tapi untuk wilayah, Bawaslu kabupaten maupun kota semua turun sesuai dengan wilayah masing-masing," pungkasnya.
 
Saat ini Bawaslu DKI sudah mendata TPS rawan di enam Kabupaten maupun kota. Jakarta Barat sebanyak 4.137 TPS rawan, Jakarta Utara 239, Jakarta Selatan 826, Jakarta Pusat 457, Jakarta Timur 2.488, dan Kabupaten Kepulauan Seribu sebanyak 57 TPS. Adapun total TPS di DKI Jakarta mencapai 29.063 TPS.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif