Juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak - Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak - Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Prabowo Tidak Mau Buka Dapur Rekapitulasi

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Whisnu Mardiansyah • 22 April 2019 12:40
Jakarta: Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ditantang membuka hasil rekapitulasi suara real count formulir C1 Pilpres 2019. Data ini yang selalu digaungkan Prabowo sebagai bukti klaim kemenangannya.
 
Juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak beralasan data-data tersebut kini masih diproses. BPN membantah data yang mereka gunakan hanya diambil dari beberapa sampel tempat pemungutan suara (TPS).
 
"Ini sedang proses. Jadi, mereka menganalisis apa? Wong sedang proses. Jadi, ini sedang proses pengumpulan C1," kata Dahnil di Posko Media Center BPN, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin, 22 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BPN enggan meladeni tantangan kubu Joko Widodo yang meminta membuka dapur rekapitulasi suara real count formulir C1. Dari data yang terkumpul diklaim ditemukan beberapa indikasi kecurangan.
 
"Silakan saja TKN melakukan analisis. Itu artinya kan TKN sangat peduli kepada BPN, sehingga khawatir. Yang pasti BPN akan terus bekerja memastikan suara itu terakumulasi dengan benar," tutur dia.
 
(Baca juga:Hitung Cepat Tak Dilakukan Sembarangan)
 
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menantang calon presiden Prabowo Subianto mengadu data secara objektif. Data posko suara real count hasil kerja tim internal diminta untuk diuji publik.
 
Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan data C1 merupakan dasar penghitungan autentik perolehan suara pemilu. Publik perlu mengetahui detail klaim kemenangan yang telah berkali-kali diumumkan Prabowo secara lisan.
 
"Jadi, masing-masing perlu membuka dapur rekapitulasi penghitungan suaranya itu baru suatu sikap yang objektif," kata Hasto di Hotel Grand Melia, Jakarta, Minggu, 21 April 2019.
 
Posko input data C1 tim relawan TKN Jokowi-Ma'ruf telah dirilis kepada masyarakat. Lokasi yang dinamai war room real count tepatnya berada di ruang Legian Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan. Ada 240 orang relawan yang bekerja bergantian tiga shift selama 24 jam.
 
"Mereka berani diucap (klaim kemenangan) tapi belum pernah undang teman-teman pers ke dapur kamar hitungnya seperti kita," kata Hasto.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif