MK. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia.
MK. Foto: MI/Atet Dwi Pramadia.

BPN Melengkapi Bukti Sengketa Pilpres ke MK

Pemilu pemilu serentak 2019
Kautsar Widya Prabowo • 11 Juni 2019 15:14
Jakarta:Tim kuasa hukum calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, memastikan tidak ada berkas yang tidak lengkap dalam sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Untuk itu, salah satu kuasa hukumnya, Denny Indrayana, kembali mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK).
 
"Jadi alhamdulillah kami lengkapi berkas sesuai hak konstitusional yang diatur dalam UU (Undang-Undang) MK dan UU Pemilu," ujar Denny saat ditemui di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Juni 2019.
 
Berkas yang kembali ia lengkapi adalah terkait bukti-bukti yang memperkuat gugatan dari kubu 02 ini. Namun, ia enggan menjelaskan secara detail bukti apa yang diserahkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam waktu dekat, jelas dia, bukti-bukti tersebut dapat diketahui bersama melalui situs MK. Sebagaimana Pasal 10 ayat (1) Peraturan MK Nomor 4 Tahun 2018 tentang Tata Cara Beracara Dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, berkas akan diunggah setelah teregister dalam buku registrasi perkara konsitusi (BRPK).
 
"Apa buktinya, berapa buktinya, apa saja buktinya, izinkan nanti teman-teman setelah diumumkan. Saya enggak mau dahului MK nih, makanya belum diumumkan," tutur dia.
 
Pihaknya optimistis berkas yang baru saja diserahkan dapat diterima oleh MK. Hal ini mengingat menurut juru bicara MK Fajar Laksono sempat menyatakan tidak boleh ada lagi perbaikan permohonan.
 
Baca: Besok MK Registrasi Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi
 
"Kalau terkait dengan permohonan yang pasti kami tadi mengajukan dan diregister. Jadi ikuti saja alur yang ada di MK, faktanya kami sudah mendapatkan print-annya," tutur dia.
 
Lebih lanjut, ia belum dapat memastikan apakah pengembalian bukti yang disampaikan oleh MK melalui daring atau secara fisik. Namun, ia mengapresiasi kinerja MK yang telah bekerja maskimal.
 
"Yang pasti selama ini MK kami apresiasi juga karena sudah misalnya bukti yang terima selain fisik otomatis per email, buktinya sudah tanda tangan, tanda tangan digital," pungkas dia.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif